Kodim Wonogiri Lakukan Gerakan Penghijauan

WONOGIRI (Cakram.net) – Kodim 0728/Wonogiri melakukan gerakan penghijauan berupa penanaman ribuan tanaman keras di Dusun Gudang, Desa Pokoh Kidul, Kecamatan Wonogiri, Sabtu (28/9/2019). Kegiatan bakti TNI untuk negeri ini dihadiri Kasrem 074/Warastratama Letkol Inf Yudi Purwanto, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M Heri Amrrulloh, Asisten II Ekonomi Sekda Kabupaten Wonogiri Bambang Haryadi dan  Wakapolres Wonogiri Kompol Adi Nugroho.

Asisten II Sekda  Bambang Haryadi menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Korem 074/Warastratama serta seluruh prajurit TNI dan anggota Polres Wonogiri. Karena kegiatan penghijauan sangat bermanfaat untuk mengurangi erosi, dan memiliki nilai ekonomi bagi masyrakat. ‘’Semoga kegiatan ini bisa menginspirasi warga Wonogiri untuk melakukan penanaman menanam pohon sebagai cara penyelamatan lingkungan dan menambah nilai ekonomi,’’ katanya.

Kasrem Letkol Inf Yudi Purwanto menyatakan  prajurit TNI menyadari bahwa pembangunan selama ini telah membawa dampak positif berupa kemajuan-kemajuan. Namun juga menimbulkan berbagai ekses negatif, di antaranya pencemaran lingkungan, berkurangnya kawasan hijau, kerusakan habitat, dan eksploitasi sumber daya hayati. ‘’Kerusakan sumber daya alam antara lain disebabkan pemanfaatan lahan yang kurang intensif, menyempitnya lahan pertanian, dan tingginya pertambahan penduduk’’ jelasnya.

Sehubungan itu, Kasrem menandaskan, upaya untuk menanggulangi berbagai ancaman terhadap pelestarian kawasan hijau perlu dilakukan secara berkesinambungan dan bersifat menyeluruh penghijauan. Hal ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah melainkan tanggung jawab dunia usaha dan masyarakat. ‘’Melalui kegiatan penghijauann ini diharapkan dapat mendorong dunia usaha dan masyarakat memiliki rasa tanggung jawab dalam mengelola dan memanfaatkan lahan untuk penghijauan, khususnya wilayah Wonogiri demi kelestarian alam dan lingkungan hidup,’’ tegasnya.

Kasrem menambahkan kegiatan penghijauan merupakan wujud pelaksanaan kebersamaan dalam memelihara ptoensi alam dan pelestarian lingkungan hidup. Termasuk peningkatan taraf hidup masyarakat, karena pohon ditanam berupa pohon buah seperti alpukat sebanyak 1.000 pohon. ‘’Kegiatan terpadu ini akan dibudayakan terus, karena mengandung nilai positif untuk kepentingan masyarakat,’’ ujarnya. tls/dhi

 

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *