Puskesmas Jekulo Bakal Jadi Rumah Sakit Tipe D

Berbagi berita ...

KUDUS, Cakram.net – Ketua Komisi D DPRD Kudus Mukhasiron mengatakan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, bakal menjadi rumah sakit tipe D, setelah adanya usulan anggaran untuk penambahan fasilitas bangunan hingga Rp13,5 miliar.

“Rencananya ada dua puskesmas yang dalam waktu dekat akan dipersiapkan menjadi rumah sakit tipe D, yakni Puskesmas Jekulo dan Puskesmas Rejosari,” ujarnya ditemui di sela-sela kunjungannya ke Puskesmas Jekulo, Selasa (10/12/2019).

Ia mengetahui belum bisa memastikan anggaran sebesar itu hendak digunakan untuk apa saja. Namun untuk alat kesehatan di dua puskemas tersebut dimungkinkan sudah cukup.

Sementara fasilitas bangunannya, kata dia, tentunya butuh tambahan, terutama untuk penambahan kapasitas tempat tidur di ruang rawat inap. Karena statusnya naik menjadi rumah sakit tipe D.

Kepala Puskesmas Jekulo Emi Ruyanah menambahkan untuk alat kesehatan untuk sementara cukup memadai ketika berubah menjadi rumah sakit tipe D. Hanya saja, perlu ada penambahan ruang rawat inap maupun sarana dan prasaran bangunan lainnya untuk menunjang sebagai rumah sakit.

Untuk menjadi rumah sakit tipe D, lanjut Emi, kapasitas tempat tidur untuk merawat pasien minimal tersedia 50 tempat tidur. Sementara yang tersedia saat ini baru 29 tempat tidur, sehingga perlu penambahan ruang rawat inap beserta sarana dan prasarana pendukungnya.

Puskesmas Jekulo juga sudah memiliki alat rontgen dan saat ini menunggu hasil sertifikasi dari Badan Pengawasan Tenaga Nuklir (Bapeten).

 

Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus rencananya hendak memfasilitasi kenaikan kelas empat Puskesmas di Kudus menjadi rumah sakit tipe D, yakni Puskesmas Undaan, Kaliwungu, Jekulo dan Rejosari. Keempat Puskesmas tersebut nantinya akan dijadikan tujuan masyarakat untuk mendapat pelayanan kesehatan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI nomor 75/2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat memang diperbolehkan Puskesmas ditingkatkan menjadi rumah sakit. Hal itu, dijelaskan pada pasal 31 ayat (1) disebutkan bahwa Puskesmas dapat ditingkatkan menjadi rumah sakit milik Pemerintah Daerah. Sementara pada ayat (2) dijelaskan dalam hal Puskesmas dijadikan rumah sakit sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pemerintah Daerah wajib mendirikan Puskesmas baru sebagai pengganti di wilayah tersebut. (ant)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *