Tiga Korban Tenggelam di Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan

Berbagi berita ...

BANTUL, Cakram.net – Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan menemukan tiga korban tenggelam akibat kecelakaan laut di Pantai Goa Cemara, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada operasi pencarian hari ketiga.

“Update perkembangan (pencarian) hari ketiga, Sabtu ini, tiga korban kecelakaan laut Pantai Goa Cemara ditemukan,” kata Humas Badan SAR Nasional Yogyakarta Pipit Eriyanto dalam pers rilis yang diterima di Yogyakarta, Sabtu (8/8/2020).

Tiga korban yang ditemukan itu adalah M. Rizki Romadhon (7) yang dievakuasi pada pukul 08.45 WIB di Pantai Indocor, kemudian Joko Widodo (38) yang dievakuasi pada pukul 09.45 WIB di perairan Galur Kulon Progo, dan Muhammad Zidan Abrori (8) yang dievakuasi pada pukul 11.15 WIB di Pantai Indocor Bantul.

Ketiga korban tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Mereka sebelumnya dilaporkan mengalami kecelakaan laut atau terseret gelombang di Pantai Goa Cemara pada Kamis (6/8) pukul 09.30 WIB.

Dia mengatakan, korban Rizki ditemukan personel SAR gabungan dalam SRU (search rescue unit) 2 dan SRU 5 pada pukul 08.45 WIB di Pantai Indocor dengan jarak kurang lebih dua KM dari Pantai Goa Cemara, Kecamatan Sanden, selanjutnya dievakuasi menggunakan ATV menuju Posko SAR untuk diteruskan ke RS Bhayangkara.

Kemudian pada 09.45 WIB, SRU 5 dengan perahu jukung menemukan korban di lokasi perairan Galur, Kecamatan Galur, Kulon Progo, dengan jarak kurang lebih delapan KM arah barat Pantai Goa Cemara dan mengevakuasi menggunakan ambulans menuju ke RS Bhayangkara untuk proses identifikasi.

“Pada pukul 11.15 WIB SRU 6 mendapat informasi dari pemancing bahwa terlihat korban di seputar Pantai Indocor, selanjutnya korban dievakuasi menuju Posko SAR dan kemudian dibawa ambulans menuju ke RS Bhayangkara untuk proses identifikasi oleh DVI Polda DIY,” katanya.

Dia menjelaskan, dalam operasi pencarian korban pada hari ketiga ini, Tim SAR Gabungan yang diberangkatkan sejak pukul 06.00 WIB dibagi dalam lima SRU guna melaksanakan penyisiran pantai ke arah barat dan timur dari lokasi kecelakaan laut.

Dia mengatakan, SRU 1 melaksanakan penyisiran pantai ke arah timur sampai Pantai Samas, SRU 2 melaksanakan penyisiran pantai dari Pantai Goa Cemara ke arah barat sampai Pantai Baru, dan SRU 3 melaksanakan penyisiran pantai dari Pantai Baru ke barat sampai Muara Trisik Kulon Progo.

Kemudian SRU 4 melaksanakan penyisiran dari Pantai Samas sampai Muara Trisik dengan menggunakan kendaraan ATV, dan SRU 5 melaksanakan penyisiran laut dari Pantai Congot (Kulon Progo) ke Pantai Goa Cemara menggunakan perahu jukung.

“Dan pada pukul 09.15 WIB memberangkatkan SRU 6 untuk melaksanakan penyisiran darat dari Pantai Goa Cemara menuju ke Pantai Baru,” katanya.

Diberitakan, tujuh pengunjung objek wisata Pantai Goa Cemara pada Kamis (6/8) sekitar pukul 09.30 WIB dilaporkan terseret ombak pantai, dua orang ditemukan dan kemudian meninggal di rumah sakit. Sementara lima orang lainnya dalam pencarian Tim SAR gabungan.

“Dengan ditemukannya empat korban (satu korban Muhammad Zafir Zakir (8) ditemukan pada Jumat (7/8) malam ini, sehingga jumlah korban yang belum ditemukan tinggal satu orang. Operasi SAR dilanjutkan kembali,” kata Humas Basarnas. (Ant/Cakram)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *