HR Supriyadi Dilantik Sebagai PAW Anggota DPRD Kabupaten Semarang

Berbagi berita ...

UNGARAN, Cakram.net – HR Supriyadi resmi dilantik sebagai pengganti antar waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Semarang dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (18/11/2020). HR Supriyadi menggantikan Biena Munawa Hatta dari Fraksi PDIP yang dipecat oleh DPP PDI Perjuangan.

Peresmian pemberhentian dan peresmian pengangkatan PAW anggota DPRD Kabupaten Semarang masa jabatan 2019-2024 tersebut mendasari SK Gubernur Jawa Tengah Nomor 170/78 Tahun 2020 yang ditetapkan 12 November 2020.

“Menjadi anggota  DPRD  merupakan  kristalisasi  dari  perjuangan  wakil  rakyat yang  membutuhkan  waktu  dan  proses  cukup panjang. Wakil rakyat yang duduk di DPRD adalah orang-orang pilihan, sehingga harus dapat menjadi panutan dalam segala hal,” tandas Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening saat memimpin rapat paripurna DPRD.

Sesuai ketentuan pasal 161 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, lanjut Bondan, anggota DPRD Kabupaten/Kota berkewajiban memegang teguh dan mengamalkan Pancasila, melaksanakan UUD RI Tahun 1945 dan menaati ketentuan peraturan perundang-undangan, mempertahankan serta memelihara kerukunan nasional dan keutuhan NKRI. Selain itu, mendahulukan kepentingan begara di atas kepentingan pribadi, kelompok atau golongan, memperjuangkan peningkatan kesejahteraan rakyat, menaati tata tertib dan kode etik, serta menampung dan menindaklanjuti aspirasi dan pengaduan masyarakat.

“Kami berharap saudara HR Supriyadi dapat melaksanakan tugas-tugas kedewanan dengan baik serta meningkatkan kinerja DPRD. HR Supriyadi ditempatkan sebagai anggota Komisi D dan anggota Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Semarang,” katanya.

Ditemui usai menghadiri rapat paripurna DPRD, Bupati Semarang dr Mundjirin menyampaikan ucapan selamat kepada HR Supriyadi yang telah dilantik menjadi PAW anggota DPRD Kabupaten Semarang.

“Mudah-mudahan bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Saya mohon maaf kepada anak saya sendiri, Biena Munawa Hatta, dengan perjuangannya setelah hampir dua tahun menjadi anggota dewan harus diganti oleh Arjun (panggilan akrab HR Supriyadi,” katanya.

Menurut Mundjirin, sejak awal Biena Munawa Hatta sudah menerima keputusan DPP PDIP yang memberhentikan dirinya sebagai anggota PDIP. Anaknya juga sudah tahu bakal diganti melalui PAW.

“Sebelumnya juga sudah diskusi sama ibunya, diskusi sama saya, saya katakan bahwa aturan partai harus diikuti, tidak boleh dilawan karena itu memang kewenangan partai,” ungkapnya.

Ditanya apakah Biena Munawa Hatta akan mencari dukungan untuk pemenangan pasangan Bintang Narsasi-Gunawan Wibisono (Bison) pada Pilkada Kabupaten Semarang, Mundjirin menyerahkan sepenuhnya kepada anaknya.

“Kalau mau, anak saya langsung terjun mendukung pemenangan Bison. Tapi kalau masih mau istirahat biar saja istirahat dulu, ngurus anak istri,” pungkasnya. (dhi/Cakram)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *