Berusaha Kabur, Dua Pelaku Pencurian Mobil Boks Dilumpuhkan Polisi

Berbagi berita ...

UNGARAN, Cakram.net –  Anggota Satreskrim Polres Semarang melumpuhkan dua pelaku pencurian boks Mitsubushi L300 dengan menembak kakinya karena berusaha kabur saat akan ditangkap. Dua tersangka adalah Gunadi alias Edi Kobra (41) warga Lampung dan Edy Prasetyo alias Edy Kancil (38) warga Mijen Kota Semarang.

Kedua tersangka mencuri mobil boks milik Rudy Hartono (65) warga Kelurahan Panggung Lor, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. Mobil tersebut dicuri di rumah sopirnya, Nasrullah warga Dusun Krajan, Desa Asinan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, pada 28 Oktober 2020 dini hari.

Kapolres Semarang AKBP Ari  Wiboso mengatakan kedua tersangka mencari sasaran pencurian mengendarai mobil Toyota Kijang warna biru. Mereka bersama dua temannya (Teguh Triyadi dan Adi Suyono, red) yang saat ini menjalani proses hukum di Polres Magelang berkeliling mencari sasaran secara acak di wilayah Kabupaten Semarang sampai Temanggung.

“Setelah mendapatkan sasaran, tersangka Gun turun merusak kunci pintu mobil menggunakan kunci Y beserta anak kunci yang dipipihkan. Kemudian merusak kunci starter,” ungkapnya didampingi Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Onkoseno Grandiarso Sukahar saat konferensi pers di Mapolres Semarang, Selasa (1/12/2020).

Setelah mesinnya bisa dinyalakan, mobil itu kemudian dibawa kabur oleh Adi Suyono ditemani Teguh Triyadi. Tersangka Gunadi dan Edi Kobra mengendari mobil Toyota Kijang mengikuti mobil boks L300 hasil curian di belakangnya.

Ketika dibawa kabur oleh tersangka, mobil curian mogok di jalan raya Semarang-Solo tepatnya di sekitar Banaran Resto. Sehingga tersangka meninggalkan mobil curian.

Kapolres mengungkapkan, identitas terduga pelaku diketahui setelah polisi melakukan serangkaian peyelidikan. Polres Semarang berkoordinasi dengan Polres Magelang untuk mencari pelaku.

“Kita terpaksa memberikan tindakan tegas terukur karena tersangka berusaha melarikan diri saat ditangkap. Para tersangka ditangkap di wilayah Kabupaten Semarang,” kata AKBP Ari.

Menurut Kapolres, kedua tersangka merupakan residivis. Komplotan ini spesialis pencuri mobil pikap.

“Kedua tersangka dijerat pasal 363 KHUP dengan ancaman pidana paling lama tujuh tahun. Tersangka ditahan guna menjalani proses hukum,” ujarnya.

Selain menangkap tersangka, polisi menyita barang bukti berupa mobil boks L300, mobil Kijang, sebuah kunci letter Y beserta anak kunci yang ujungnya dipipihkan. Mobil boks sitaan tersebut diserahkan oleh Kapolres kepada pemiliknya usai konferensi pers, Selasa (1/12/2020).

Adapun tersangka Gunadi mengaku merusak pintu mobil dan kunci starter menggunakan kunci letter Y  dipasangi anak kunci yang ujungnya dipipihkan.

“Kami mencuri mobil L300 karena mudah dijual. Mobil curian dijual murah, sekitar Rp30 juta,” akunya. (dhi/Cakram)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *