Wali Kota Salatiga Jalani Vaksin Kedua

Berbagi berita ...

SALATIGA, Cakram.net – Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengaku tidak merasakan efek apapun saat menjalani vaksinasi COVID-19 dosis kedua, bahkan suntikan dari dokter juga tidak terasa. Oleh karena  itu, ia mengimbau masyarakat tidak perlu takut karena vaksin tersebut aman, halal, dan dapat melindungi masyarakat dari pandemi COVID-19.

“Saya sudah dua kali divaksin dan tidak merasakan gejala apapun. Supaya tensi tetap normal dan stabil, sebaiknya istirahat yang cukup, sarapan terlebih dahulu sebelum divaksin dan jangan lupa untuk rileks,” ungkap Yuliyanto, usai menjalani vaksinasi dosis kedua di Puskesmas Cebongan, Senin (8/2/2021).

Sebelumnya, Wali Kota bersama Wakil Wali Kota Salatiga, jajaran Forkopimda, tokoh agama dan tokoh masyarakat telah mendapat suntikan vaksin COVID-19 pada Senin (25/1/2021).

Wali Kota menegaskan tentang pentingnya melaksanakan protokol kesehatan selama beraktivitas. Hal itu untuk mencegah penularan COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga, Siti Zuraidah menyebutkan vaksinasi kedua pada tahap pertama ini dilakukan terhadap tenaga kesehatan (Nakes) dan 10 orang pionir yang sudah mendapat vaksin pada dua minggu sebelumnya. Setelah disuntik vaksin, setiap orang yang mendapat vaksin akan melewati masa observasi selama 30 menit dengan tujuan untuk mengetahui reaksinya masing-masing, sehingga jika ditemukan ada yang mengalami reaksi bisa secepatnya ditangani.

“Setelah divaksin harus menjalani observasi selama 30 menit terlebih dahulu. Sebab daya tahan masing-masing orang berbeda, sehingga jika ada reaksi dari vaksin ini bisa secepatnya ditangani,” terang Zuraidah

Setelah pelaksanaan vaksinasi kedua tahap pertama usai, lanjut Zuraidah, segera dilakukan vaksinasi tahap kedua dengan sasaran Polri, TNI, ASN dan seluruh pelayan publik. Vaksinasi tahap kedua akan dimulai pada akhir Februari 2021, di mana setiap orang akan mendapatkan dua dosis vaksin.(Cakram)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *