Petani di Temanggung Berharap Hasil Tembakau Tahun Ini Menguntungkan

TEMANGGUNG, Cakram.net – Pabrik rokok PT Gudang Garam dan PT Djarum Kudus segera membuka gudang dan melakukan pembelian tembakau rajangan asli Temanggung.

Kades Campurejo Tretep, Agus Setiawan mengatakan sesuai rencana PT Gudang Garam melakukan selamatan pada 7 Agustus 2021.

“Selamatan ini sekaligus menandai dimulainya pembelian tembakau,” kata Agus Setiawan, dilansir dari laman Pemkab Temanggung, Kamis 5 Agustus 2021.

Untuk PT Djarum Kudus, katanya, belum tahu kapan mulai melakukan pembelian, namun biasanya berselang beberapa hari. Petani kini bersiap untuk menjual tembakau pada pabrik rokok.

“Petani selalu berharap mendapat tembakau terbaik, harga menguntungkan, sehat tidak terpapar virus Corona dan kesejahteraan meningkat,” ungkapnya.

Ia mengatakan, petani dan pedagang tembakau bersyukur telah mendapat vaksinasi Covid-19. Hal itu setidaknya dapat turut menciptakan herd immunity di kalangan pertembakauan untuk untuk pengendalian paparan atau penularan Covid-19.

“Kami selalu berjuang sehat dengan penerapan prokes. Dengan sehat bisa memproses tembakau rajangan dan menjual tembakau dengan tanpa khawatir,” ujarnya.

Agus memprediksi pada tahun ini kualitas tembakau akan lebih baik dibanding tahun lalu. Daun di lahan telah menua dan siap dipetik menunggu waktu.

“Sebagian daun telah dipetik, totol telah mencapai B+ sampai C. Harga berkisar Rp40 ribu-Rp60 ribu per kilogram ditingkat pedagang,” ungkapnya.

Seorang petani tembakau, Iwan (44) mengatakan panen tembakau di Temanggung baru dimulai. Kualitas totol baru mencapai A hingga C. Harga di petani oleh pedagang tembakau masih pada kisaran antara Rp 35 ribu-Rp60 ribu per kilogram.

“Harga ini masih spekulasi, yakni di tingkat petani. Pabrik belum melakukan pembelian tembakau,” kata Iwan.

Dikatakan, ciri daun tembakau yang akan menjadi tembakau rajangan kualitas baik adalah daun hijau tebal dan ada sejumlah bercak kekuningan. Daun dapat seperti itu karena saat ditanam tidak mendapat guyuran hujan, mendapat panas dan kelembaban yang pas.

“Dari daun sudah baik, harapan petani tentu nanti saat diproses menjadi tembakau rajangan menjadi tembakau rajangan kualitas terbaik. Saat dijemur tidak ada hujan dan mendapat sinar matahari yang baik,” pungkasnya. (Cakram)

Bagikan:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *