Pariwisata di Kabupaten Semarang Mulai Menggeliat, Pengelola Wisata Terapkan Prokes

UNGARAN, Cakram.net Sektor pariwisata di Kabupaten Semarang mulai menggeliat menyusul adanya pelonggaran aktivitas di tempat wisata. Meski jumlah pengunjung mulai meningkat, pengelola objek wisata harus tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) guna mencegah penyebaran Covid-19.

Adanya peningkatan jumlah pengunjung setelah ada pelonggaran antara lain terjadi di objek wisata Muncul River Tubing yang berada di Dusun Muncul, Desa Rowoboni, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Pengunjung yang datang di tempat wisata air ini meningkat seiring tidak adanya larangan bagi anak-anak usia di bawah 12 tahun masuk ke tempat wisata.

“Dari awal September 2021, untuk anak-anak khususnya di bawah usia 12 tahun belum diperbolehkan masuk (tempat wisata). Padahal peminat wisata adalah keluarga, dan hasil survei kita selama diizinkan buka di masa pandemi Covid-19 hampir 90 persen adalah wisatawan keluarga dan mayoritas ada anak kecil,” ungkap Yazid Khairil Aziz, pengelola Muncul Tubing, Kamis 28 Oktober 2021.

Menurut Yazid, adanya pembatasan bagi anak-anak masuk ke tempat wisata itu otomatis berpengaruh pada jumlah wisatawan yang datang.

Bagikan:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *