Tangen dipilih sebagai lokasi RSUD yang baru setelah melalui studi kelayakan bahwa Tangen bisa menjadi wilayah terbesar ketiga di Sragen setelah Sragen Kota dan Gemolong.
“Ini adalah cita-cita kami sejak menjabat periode pertama dan sejalan dengan visi dan misi program unggulan. Ternyata membangun rumah sakit juga tidak gampang, dimulai dari 2018 dan baru bisa selesai hari ini dan hari ini kita resmikan bersama sama hari ini,” ujarnya, dilansir dari jatengprov.go.id, Jumat 24 Juni 2022.
Yuni menerangkan, sampai saat ini total sudah ada 12 rumah sakit di Kabupaten Sragen. Dengan banyaknya rumah sakit ini menjadi keuntungan bagi masyarakat karena banyak pilihan untuk mendapatkan layanan terbaik di bidang kesehatan.
Yuni meminta manajemen RSST dan RSUD lainnya untuk senantiasa memperbaiki layanan yang baik untuk masyarakat.
“Kita semua bersaing secara sehat dengan rumah sakit swasta. Kalau rumah sakit negeri tidak bisa memberikan pelayanan yang terbaik, tentu akan kalah dari swasta,” jelasnya.
