APBD Purbalingga 2024 Masih untuk Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

PURBALINGGA, Cakram.net – Kebijakan umum APBD Kabupaten Purbalingga tahun 2024 masih diarahkan untuk pemulihan ekonomi daerah pasca dampak Pandemi Covid-19, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Hal ini telah disampaikan dalam Rancangan Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2024 yang diserahkan kepada Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga.

“Sasaran makro pembangunan ekonomi Kabupaten Purbalingga tahun 2024 diproyeksikan : ekonomi tumbuh 4,5 – 5 persen; kemiskinan menurun pada kisaran 14 – 15 persen; pengangguran terbuka pada kisaran di bawah 5 persen; Inflasi dijaga di angka 3,5 – 5 persen; dan Indeks Pembangunan Manusia diharapkan pada angka 70,16,” papar Plh Bupati Purbalingga melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Herni Sulasti dalam rapat paripurna DPRD acara Penyampaian Rancangan KUA-PPAS tahun anggaran 2024, Selasa 18 Juli 2023.

Selain pemenuhan belanja wajib, Pemkab Purbalingga juga akan membiayai sejumlah program kegiatan. Di antaranya dalam rangka : meningkatkan kualitas infrastruktur konektivitas wilayah dan lingkungan, pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, menyelenggarakan layanan perlindungan sosial; mewujudkan akses pendidikan dan layanan kesehatan untuk semua dengan membangun kualitas layanan yang baik; mendorong gerakan membangun desa, dan lain sebagainya.

“Belanja daerah tahun 2024 juga diarahkan untuk membiayai pendanaan Pilkada serentak,” katanya.

Untuk diketahui, tahun 2024 Pemkab Purbalingga memproyeksikan Pendapatan Daerah sebesar Rp2.021.496.268.000. Didalamnya terdapat target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp303.861.286.000.

Bagikan:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *