TEMANGGUNG, Cakram.net – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung mengingatkan pada warga adanya potensi kebencanaan pada masa pancaroba. Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Temanggung Toifur Hadi mengatakan, pancaroba atau peralihan musim berdasar ramalan BMKG terjadi selama bulan Oktober-November.
Dikatakan, pancaroba ini dari kemarau ke penghujan dan berlangsung di beberapa wilayah Indonesia, termasuk di Temanggung. Masa pancaroba ini, terjadi hujan tidak merata, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat.
“Pada masa peralihan musim ini perlu diwaspadai potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang angin puting beliung, bahkan fenomena hujan es,” katanya, dilansir dari mediacenter.temanggungkab.go.id, Senin 23 Oktober 2023.
Oleh karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi dini dalam menghadapi bencana. Penting untuk meminimalisir dampak bencana di musim pancaroba.
Beberapa upaya yang bisa dilakukan antara lain memangkas daun dan ranting pohon-pohon besar yang berada di dekat pemukiman atau fasilitas umum, tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan lingkungan, membersihkan saluran air dan sungai, membawa payung atau jas hujan selama berkegiatan di luar ruang.
