MAGELANG, Cakram.net – Kapulaga merupakan rempah, dengan aroma khas bermanfaat bagi kesehatan dan makanan. Tanaman ini banyak ditemukan di wilayah Kabupaten Magelang terutama lereng Gunung Sumbing, Merapi Merbabu dan perbukitan Menoreh.
Tak hanya populer sebagai obat dan rempah di Indonesia Kapulaga juga diminati dan di cari masyarakat luar negeri. Bahkan, kapulaga asal Kabupaten Magelang juga masuk daftar 10 rempah ekspor andalan Kementerian Perdagangan selain kunyit, lengkuas, cengkih, pala, vanili, dan jahe.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang, Ade Sri Kuncoro Kusumaningtyas menyebut dari 21 Kecamatan di Kabupaten Magelang rempah rempah paling banyak ditanam oleh petani Kabupaten Magelang yakni jahe dan kapulaga. Komoditas tanaman jehe tersebar di 12 Kecamatan, tiga kecamatan di antaranya terbanyak di Salaman dengan luasan 18,2 ha dengan hasil panenan mencapai 541 ton. Kemudian wilayah Kecamatan Tempuran 18 ha dengan produksi 346 ton dan Kecamatan Grabag 15, 4 hektar dengan produksi 175 ton.
“Adapun luas tanaman jahe, di Kabupaten Magelang pada tahun 2023 mencapai 775.2 Ha lebih dengan total produksi mencapai 1.721 ton,” kata Ade, dilansir dari magelangkab.go.id, Kamis 4 Januari 2024.
Ade menjelaskan, untuk tanaman kapulaga di Kabupaten Magelang yang menjadi idola para petani di 10 kecamatan diantara terbanyak di Kecamatan Grabag dengan luas mencapai 192 ha dengan produksi mencapai 10.73 ton. Kemudian di Kecamatan Tempuran luas tanaman kapulaga mencapai 28.5 ha produksi 114 ton dan Tegalrejo 15.6 ha dengan produksi 259 ton.
