Jaga Kualitas Pangan, Pemkot Yogyakarta Perketat Pengawasan Daging

YOGYAKARTA, Cakram.net –  Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta terus melakukan pengawasan dan memperketat peredaran daging sapi. Hal ini dalam rangka mengantisipasi terjadinya sapi glonggongan yang masuk ke Kota Yogyakarta.

Walaupun sampai saat ini belum ditemukan, Kepala Bidang Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Muhammad Imam Nur Wahid mengatakan, langkah ini sebagai bentuk upaya antisipasi yang diberikan oleh pemerintah dalam menjaga kualitas bahan pangan yang ada di Kota Yogyakarta terutama pada peredaran daging sapi.

“Glonggongan sudah tidak lagi kita temukan dan sudah lama tidak ada. Kini pedagang sudah memikirkan dampak dan konsekuensi memasukkan daging ke Yogyakarta. Selain itu, pengawasan ini dilakukan sebagai bentuk optimalisasi bagi pedagang pasar untuk ikuti aturan. Kami berkolaborasi dengan Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta untuk mengidentifikasi siapa pedagang yang tertib dan siapa yang tidak tertib,” jelas Imam, dilansir dari warta.jogjakota.go.id, Kamis 22 Februari 2024.

Imam mengungkapkan, dalam melakukan herkeuring atau pengawasan terhadap Bahan Pangan Asal Hewan (BPAH), Dinas Pangan dan Pertanian Kota Yogyakarta juga menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengoptimalkan pengawasan baik di Rumah Potong Hewan (RPH) maupun di pasar tradisional di Kota Yogyakarta.

“Pos herkeuring setiap hari buka mulai pukul 00.00 – 09.00 WIB tempatnya di RPH, pedagang sudah tahu semua. Untuk pantauan pasar kami juga lakukan rutin, baik Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta maupun kolaborasi dengan  Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta dan Satpol PP Kota Yogyakarta secara periodik,” ungkapnya.

Bagikan:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *