Pastikan Hewan Kurban Sehat, Ini yang Dilkukan Pemkab Semarang

UNGARAN, Cakram.net–Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang melalui UPTD Puskeswan RPH dan Pasar Hewan Ambarawa tetap meningkatkan kewaspadaan, kendati penyebaran penyakit menular hewan ternak relatif terkendali di daerahnya.

Langkah kewaspadaan dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan rutin pada hewan ternak yang masuk di Pasar Hewan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Terlebih aktivitas perdagangan hewan ternak terus meningkat, menjelang perayaan hari raya Idul Adha (hari raya kurban), Senin pecan depan.

“Untuk pemeriksaan hewan selalu dilakukan oleh petugas kami setiap aktivitas pasar Pon, tidak hanya menjelang Idul Adha saja. Karena itu sudah menjadi tugas pokok dan fungsi kami,” ungkap Kepala UPTD Puskeswan RPH dan Pasar Hewan Ambarawa, M Hidayat, di Pasar Hewan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Senin 10 Juni 2024.

Jadi, jelasnya, untuk pemeriksaan selalu dilakukan pengamatan oleh petugas kesehatan veteriner terhadap setiap hewan ternak yang masuk. “Apabila dalam pemeriksaan ditemukan  indikasi penyakit baru ditindak lanjuti pemeriksaan dan dianjurkan untuk tidak masuk pasar,” jelasnya.

Hidayat juga menyampaikan, skrining ini dilakukan untuk memastikan hewan- hewan ternak seperti sapi, kambing dan domba yang diperjualbelikan di Pasar Hewan Ambarawa benar- benar sehat dan tidak berisiko menyebarkan/ menularkan penyakit pada hewan ternak lain.

Sehingga baik penjual maupun pembeli hewan- hewan ternak di Pasar Hewan Ambarawa mendapatkan jaminan hewan ternak yang diperjualbelikan benar- benar sehat dan tidak berisiko menularkan penyakit menular pada hewan ternak. “Terutama pada hewan ternak lain yang sehat,” tegasnya.

Bagikan:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *