Menurut Sumarno, PAD Pemprov Jateng bisa terus digenjot, salah satunya melalui kinerja BUMD. “Kalau kinerjanya baik, kita dorong mudah-mudahan kontribusinya (PAD) bisa lebih besar,” ujar sekda.
Selain target tersebut, penyertaan modal BUMD diharapkan dapat memberikan penguatan dalam menjalankan roda operasional perusahaan, memberikan layanan prima, profesional, dan menjadi lebih tangguh. Sehingga, mampu memberikan peluang usaha, inovasi, dan meningkatkan respon dalam menangkap kebutuhan masyarakat.
Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memiliki sembilan BUMD, yaitu Bank Perkreditan Rakyat Badan Kredit Kecamatan (Perseroda), Jateng Petro Energi (Perseroda), Perusahaan Daerah Air Bersih Tirta Utama Provinsi Jawa Tengah, Bank Perkreditan Rakyat Badan Kredit Kecamatan Jawa Tengah.
Kemudian Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan Jawa Tengah (Perseroda), Jateng Agro Berdikari (Perseroda), Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Perseroda), Sarana Pembangunan Jawa Tengah (Perseroda), dan Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Jawa Tengah (Perseroda). (*)



