Kontingen Jateng mengirimkan 333 atlet, serta 49 ofisial dan pelatih dari 37 perguruan tinggi. Mereka akan mengikuti 17 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan. “Jateng mengikuti semua cabor, 4 cabor di Surakarta, 13 cabor di Semarang,” jelasnya.
Dalam Pomnas XIX ini, kontingen Jateng awalnya menargetkan minimal peringkat dua, namun seluruh tim didorong untuk dapat mewujudkan arahan Gubernur Ahmad Luthfi agar dapat menjadi juara umum. Cabor perorangan menjadi cabang potensial, untuk menyumbang emas bagi Jawa Tengah. Cabor beregu yang potensial menyumbang emas adalah voli pasir dan basket.
Salah seorang atlet, Evi Yuliana mengaku, telah mempersiapkan diri untuk ikut Pomnas XIX, mulai dari training center sampai ikut beberapa pertandingan. Semua itu dia lakukan, untuk mempertahankan emas yang diraih pada Pomnas 2023 di Kalimantan Selatan.
“Target bisa dapat lebih dari satu emas. Kali ini ikut dua kategori, yaitu perorangan dan mix,” ujar mahasiswi Udinus asal Semarang tersebut. (*)
