UNGARAN, Cakram.net – Diskumperindag Kabupaten Semarang kembali menggelar fasilitasi pelatihan sistem jaminan produk halal bagi pelaku usaha mikro kecil dan mnenengah (UMKM), di ruang pertemuan lantai 2 Rumah Kemasan dan Promosi kompleks Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di Lopait, Kecamatan Tuntang , Kamis 4 September 2025. Pelatihan yang dikuti 75 pelaku UMKM dibuka Kepala Diskumperindag Kabupaten Semarang, Heru Subroto mewakili Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Heru Subroto, Bupati Semarang menegaskan potensi UMKM yang besar perlu didukung penerapan standar mutu yang relevan. Sehingga produk yang dihasilkan memiliki daya saing tinggi di pasar domestik maupun mancanegara.
“Pemkab Semarang melalui Diskumperindag memfasilitasi pelatihan sertifikasi halal ini agar produk UMKM dapat memiliki daya saing tinggi, dan dapat memperluas pemasaran,” ungkapnya.
Bupati menyampaikan, sepanjang tahun 2021-2024 telah difasilitasi penerbitan 329 sertifikat halal untuk pelaku usaha industri kecil dan menengah. Sedangkan tahun 2025 direncanakan pelatihan untuk 90 pelaku usaha. Diskumperindag menggandeng Lembaga Penjamin Halal Walisongo Halal Center (WHC) Semarang untuk memberikan pelatihan sistem jaminan produk halal.
Direktur WHC Semarang, Malikhatul Hidayah mengakui potensi produk UMKM sangat besar dan telah dikenal luas. Dia memastikan kepemilikan sertifikat halal akan dapat memperluas pasar dan meningkatkan omzet penjualan produk .
