Dalam proses perbaikan, petugas melakukan penambalan jalan menggunakan teknik Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC). Selain itu, pada salah satu ruas jalan yang kerusakannya parah akan dilakukan perbaikan menggunakan material aspal beton.
Menurut Budi, langkah percepatan perbaikan ini dilakukan agar jalur yang akan dilalui pemudik tidak lagi mengalami kerusakan yang berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan. “Kami berharap, saat arus mudik nanti lalu lintas bisa berjalan lancar dan aman, serta tidak terkendala jalan berlubang,” ujarnya.
Pihaknya menargetkan seluruh pekerjaan perbaikan jalan di wilayah tersebut rampung pada Sabtu 14 Maret 2026, sehingga sudah siap digunakan arus mudik Lebaran. (*)
Halaman: 1 2
