SEMARANG, Cakram.net – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih menunggu pengumuman dari BKN terkait pembukaan formasi CASN 2026. Oleh karena itu, masyarakat diminta memantau informasi dari laman resmi, dan tidak tergiur tawaran oknum yang mengaku bisa meloloskan menjadi pegawai pemerintah dengan imbalan uang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng, Dhoni Widianto menjelaskan, pada awal 2026 Pemprov Jateng memang diminta oleh Kementerian PAN-RB untuk mengusulkan kebutuhan pegawai. Namun demikian, keputusan pelaksanaan seleksi sepenuhnya berada di tangan Kementerian PAN-RB dan BKN.
“Kita sudah mendapat surat dari BKN, untuk mengusulkan kebutuhan CASN 2026. Namun proses selanjutnya masih menunggu informasi dari BKN, apakah pengadaan dilakukan tahun ini atau tahun depan,” ujarnya, dilansir dari laman resmi Pemprov Jateng, Kamis 25 Juni 2026.
Dia mengatakan, hingga saat ini jumlah ASN di lingkungan Pemprov Jateng mencapai sekitar 61.620 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 46 persen berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sementara, sekitar 56 persen lainnya berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan PPPK Paruh Waktu.
Dhoni mengatakan, dari kebutuhan yang telah diusulkan, nantinya BKN akan memberikan kuota kepada masing-masing pemerintah daerah. Karena itu, dia belum bisa merinci jumlah kuota penerimaan yang akan diberikan kepada Pemprov Jateng.
Dia meminta masyarakat untuk melakukan pengecekan melalui laman resmi pemerintah, apabila terdapat informasi terkait rekrutmen CASN. Beberapa laman yang dapat diakses antara lain www.bkn.go.id dan www.bkd.jatengprov.go.id.
