UNGARAN, Cakram.net – Pemerintah Kabupaten Semarang bergerak cepat merespons tuntutan warga Desa Mlilir, Kecamatan Bandungan, yang mendesak kepala desa (Kades) mereka mundur. Sehari pasca-audiensi dengan Bupati, Inspektorat Kabupaten Semarang langsung menerjunkan tim gabungan ke lapangan untuk melakukan audit investigasi, Kamis, 9 Juli 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Kabupaten Semarang, Wenny Maya Kartika, mengungkapkan bahwa penerjunan tim ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, agar persoalan di Desa Mlilir dapat segera diselesaikan secara objektif.
“Kemarin hasil audiensi dengan Bapak Bupati, hari ini berdasarkan surat tugas dari Beliau, kami langsung ke lapangan ke Mlilir untuk melakukan audit investigasi. Kami menerjunkan dua tim di sana,” kata Wenny saat dikonfirmasi, Kamis, 9 Juli 2026.
Wenny menjelaskan, kedua tim tersebut berbagi tugas secara spesifik untuk memotret sengkarut pengelolaan tata kelola di desa tersebut. Tim pertama berfokus membidangi investigasi bantuan sosial Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), sedangkan tim kedua khusus mengaudit masalah pengelolaan aset desa.
“Kedua tim ini bersinergi secara paralel, bergerak bareng-bareng. Fokus utama kami saat ini adalah melihat perkembangan di lapangan dan memotret permasalahan yang sebenarnya terjadi di sana,” jelasnya.
