Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan lokalisasi area agar api tidak semakin merembet ke pemukiman padat penduduk. Selain dari Pos Ungaran, proses pemadaman ini juga dibantu oleh petugas dari Pos Bergas, BPBD Kabupaten Semarang, serta tim Ransus Rescue.
“Proses penyemprotan berlangsung kurang lebih 10 menit dan api berhasil dipadamkan, kemudian langsung dilanjutkan dengan proses pendinginan area,” kata Hisyam.
Meski api cepat dikuasai, musibah ini tetap memakan korban. Sutikno selaku pemilik rumah dan kios mengalami luka bakar yang cukup serius di bagian tangan dan kaki, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
“Selain korban luka, dua unit sepeda motor merek Honda Vario dan Yamaha Jupiter yang berada di lokasi juga ikut hangus terbakar,” tambahnya.
Belajar dari kejadian ini, Hisyam mengimbau dengan tegas kepada seluruh pelaku usaha Pertamini atau kios bensin eceran di Kabupaten Semarang untuk menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di tempat usaha mereka. “Keberadaan APAR sangat krusial di tempat usaha yang rawan seperti ini, karena bisa menjadi langkah pertama dan cepat untuk memadamkan api sebelum sempat membesar,” pungkas Hisyam. (rbd)
