Selain itu, perlindungan sosial bagi kelompok rentan turut diperkuat melalui penanganan anak putus sekolah, Program Rantang Berkah bagi lansia sebatang kara, serta gerakan Purbalingga Gotong Royong untuk menekan angka kemiskinan. Pada aspek pelayanan publik, Pemkab Purbalingga membuka kanal aduan langsung via WhatsApp bernama Lapor Mas Bupati agar respons atas kendala warga di lapangan bisa dieksekusi lebih cepat. Di bidang kesehatan, program SPHERES dihadirkan untuk menyempurnakan basis data pelayanan.
Fahmi optimistis, pembenahan mutu pelayanan publik secara bertahap akan berbanding lurus dengan peningkatan nilai SAKIP daerah.
“Kami meyakini, meningkatnya kualitas pelayanan publik yang disertai dokumentasi yang baik secara otomatis berkorelasi dengan peningkatan penilaian SAKIP Kabupaten Purbalingga,” pungkasnya. (*)
