SEMARANG, Cakram.net – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah membeberkan tahapan teknis dan mitigasi lingkungan terkait rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Ungaran berkapasitas 55 Megawatt (MW). Proyek ini diperkirakan menelan investasi hingga 300 juta dolar AS.
Kepala Bidang Energi Baru Terbarukan (EBT) Dinas ESDM Jateng, Dwi Suryono, menjelaskan bahwa terbitnya Keputusan Menteri ESDM Nomor 134.TK/EK.04/MEMBPE/2026 menjadi titik awal rangkaian persiapan eksplorasi.
“Eksplorasi ini bagian dari pembuktian studi tidak langsung untuk memastikan potensi panas bumi. Pengeboran akan dilakukan hingga kedalaman 1.900 sampai 2.200 meter. Jika tidak ditemukan uap air atau panas yang memadai, kegiatan dicukupkan dan beralih ke lokasi lain,” ujar Dwi, dikutip dari portal resmi Pemprov Jateng, Kamis (27/8/2026).
Ia menegaskan, luasan izin eksplorasi sebesar 29.800 hektare—yang mayoritas berada di Kabupaten Semarang dan sebagian di perbatasan Kabupaten Kendal—tidak akan digunakan seluruhnya untuk fisik bangunan. Area tersebut hanya ruang pencarian titik prospek, sedangkan tapak proyek fisik hanya mengambil porsi kecil dari total lahan.
Terkait tahapan pembangunan, Dwi menyebut proses perizinan diproyeksikan berlangsung pada periode 2026 hingga 2029. Setelah tahapan tersebut selesai, pengeboran eksplorasi direncanakan dilakukan pada akhir 2028 atau 2029.
