Tinggal 37 Anak, Pemkot Magelang Pangkas Drastis Angka Anak Tidak Sekolah

MAGELANG, Cakram.net — Pemerintah Kota Magelang mencatatkan penurunan signifikan pada jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS). Dari 444 anak yang teridentifikasi tidak bersekolah pada 2023, kini tersisa 37 anak yang belum tertangani hingga 2025.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menegaskan bahwa penanganan ATS ini bukan sekadar mengejar pemenuhan target statistik, melainkan jaminan hak akses pendidikan yang setara bagi seluruh anak.

“Penurunan ini bukan hanya soal statistik, melainkan gambaran nyata dari kerja bersama seluruh perangkat daerah untuk mengembalikan hak anak-anak kita atas pendidikan. Kami tidak ingin ada satu pun anak Magelang yang tertinggal,” ujar Damar di kantornya, Selasa (18/8/2026).

Damar menambahkan, terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah kian memperkuat langkah strategis yang telah diinisiasi Pemkot Magelang sejak 2023.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Magelang, Handini Rahayu, menjelaskan bahwa program ini bermula dari temuan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) tahun 2023 yang mencatat sekitar 500-an anak tidak bersekolah.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *