Dinkes Kota Yogyakarta Gelar Imunisasi ORI Usai Ditemukan Kasus Campak

YOGYAKARTA, Cakram.net – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bergerak cepat menekan potensi penyebaran penyakit campak. Langkah krusial ini diwujudkan lewat gelaran imunisasi Outbreak Response Immunization (ORI) di sejumlah area yang mendeteksi adanya kasus penularan.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinkes Kota Yogyakarta, dr. Endang Sri Rahayu, menerangkan bahwa ORI diselenggarakan sebagai bentuk intervensi cepat untuk meredam lonjakan kasus. “ORI dilakukan untuk merespons adanya outbreak atau peningkatan kasus penularan di suatu wilayah,” terang Endang, dikutip dari portal resmi Pemkot Yogyakarta, Rabu (30/9/2026).

Pelaksanaan ORI antara lain menyasar wilayah Kotagede dan Wirobrajan. Di Kotagede, imunisasi difokuskan pada salah satu Taman Kanak-Kanak (TK) pasca-ditemukannya kasus aktif. Sementara di Wirobrajan, langkah responsif ini telah digelar sebanyak dua kali sepanjang tahun 2026.

Endang menegaskan, pemberian imunisasi ORI menyasar seluruh warga di lokasi terdampak tanpa memandang riwayat imunisasi sebelumnya. Hal ini dilakukan guna memutus rantai penularan virus campak yang menyebar cepat melalui droplet maupun kontak langsung.

Ia menuturkan, meski cakupan imunisasi rutin tingkat Kota Yogyakarta telah menembus 96,64%, penanganan belum boleh kendur. Pasalnya, pemerataan di level kelurahan masih mencatat adanya wilayah dengan capaian di bawah 95%.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *