PURBALINGGA, Cakram.net – Data yang dihasilkan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga dituntut tidak sekadar menjadi dokumen administrasi atau angka dalam laporan, melainkan harus diolah menjadi basis pengambilan kebijakan yang tepat sasaran bagi masyarakat.
Guna mewujudkan hal tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Purbalingga selaku Walidata Daerah bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Purbalingga menggelar Pembinaan Statistik Sektoral Tahun 2026.
Kepala Dinkominfo Purbalingga, R. Budi Setiawan, menekankan pentingnya membekali pengelola data OPD agar mampu menghasilkan data yang berkualitas, terstandar, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Data yang kita produksi jangan berhenti sebagai dokumen administrasi atau sekadar pemenuhan kewajiban pelaporan. Data tersebut harus mampu memberikan manfaat nyata,” ujar Budi saat menutup rangkaian kegiatan di Ruang Ardi Lawet Kompleks Setda Purbalingga, Rabu (9/9/2026).
Ia mencontohkan, pemanfaatan data sektoral yang presisi sangat vital di berbagai bidang. Data pendidikan dapat mendorong pemerataan layanan, data kesehatan membantu mengidentifikasi kelompok rentan, serta data sosial dan pertanian menjadi pijakan dalam menentukan prioritas pembangunan daerah.
