Petani Selo Boyolali Panen Bawang Putih Varietas Tawangmangu Baru

BOYOLALI, Cakram.net – Bupati Boyolali, M Said Hidayat bersama puluhan petani bawang putih Kecamatan Selo memanen hasil tanamnya pada Senin (19/4/2021). Bawang putih varietas Tawangmangu Baru yang ditanam di Dusun Pasah, Desa Senden, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, ini merupakan varietas unggulan.

Bupati Said menyambut baik atas hasil panen para petani yang tergabung dalam kelopok tani Argoayuningtani Desa Senden tersebut. Menurutnya, karakteristik tanah antara tempat asal bawang putih yakni Tawangmangu dengan karateristik tanah di Desa Senden tersebut memiliki kesamaan yang dapat dilihat dari hasil panen. Dengan begitu, petani bisa mengadopsi dan mengembangkan varietas baru ini di lahannya.

“Tidak ada salahnya ketika hal yang baik ini kita adopsi untuk kita kembangkan di wilayah setempat, di desa yang lain, sampai kita melihat apakah karakteristik tanahnya ini sama. Ketika karakteristik tanah ini sama, maka sekali lagi tidak ada salahnya untuk kita kembangkan,” ungkap Bupati Said, dilansir dari laman Pemkab Boyolali.

Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Boyolali, Bambang Jiyanto mengatakan pihaknya bekerjasama dengan Bank Indonesia dalam program ini, siharapkan mampu mendukung kegiatan petani. Sehingga bawang putih mampu dikembangkan di lahan pertanian dengan ketingian 1.300 meter dari permukaan air ini.

“Bawang putih yang tadi kita panen bersama, ini varietas baru mudah mudahan nanti BI bisa memfasilitasi supaya petani bisa beli bibitnya lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Argoayuningtani, Sugiantoro mengaku bahwa produksi bawang putih yang ditanam mencapai hasil luar biasa. Meski menghadapi cuaca dengan curah hujan yang cukup tinggi, pihaknya mampu bertahan dan merawat bawang putih hingga musim panen tiba.

“Saat ini tanam bawang putih jenis Tawangmangu Baru kemudian produksinya luar biasa dibandingkan dengan yang kemarin tanam. Untuk potensi hasil itu 21,8 ton per hektar,” katanya.

Sebagai tambahan informasi, Kabupaten Boyolali beberapa komoditas bahan pangan dari Januari hingga menjelang Lebaran nanti terbilang mencukupi. Seperti komuditas beras yang mampu menghasilkan 80.000 ton sehingga Kabupaten Boyolali surplus. Adapula bawang merah yang hingga Mei mendatang masih bisa memproduksi 5.000 ton. Serta komoditas lain yang masih mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran. (Cakram)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *