UNGARAN, Cakram.net – Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening mendorong peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Semarang. Hal itu menyusul adanya laporan yang diterima DPRD terkait adanya siswa SMP di Kabupaten Semarang yang belum bisa membaca dan menulis.
“Laporan adanya siswa SMP yang belum bisa baca tulis disampaikan oleh pegawas sekolah. Hal ini menunjukkan adaya penurunan kualitas pendidikan. Sehingga harus ada perbaikan,” tandas Bondan, Rabu 14 Januari 2026.
Bondan menyampaikan, siswa yang belum bisa membaca dan menulis tersebut sebagaian besar dialami oleh siswa inklusi. Namun ada juga siswa regular yang tidak bisa membaca dan menulis.
“Kalau mau ke SLB (sekolah luar biasa), mereka keberatan karena harus membayar.Tapi di sekolah umum masih kekurangan guru yang punya kompetesi megajar siswa inklusi,” ujarnya.
Menurut Bondan, seharus ada metode pembelajaran khusus bagi siswa inklusi. Mereka juga harus diajar oleh guru yang memiliki kompetensi mengajar siswa inklusi.
