Terima Mahasiswa KKN Unsoed, Pemkab Purbalingga Dorong Pemberdayaan Desa dan Mitigasi Bencana

PURBALINGGA, Cakram.net – Pemerintah Kabupaten Purbalingga menerima 147 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) di Operation Room Graha Adiguna, Rabu 7 Januari 2026. Para mahasiswa akan melaksanakan pengabdian masyarakat selama 35 hari, dari 7 Januari hingga 10 Februari 2026. Kehadiran mahasiswa KKN ini diharapkan tidak sekadar menjalankan program, tetapi mampu menghadirkan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat desa.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsoed, Elly Tugiyanti, menyampaikan bahwa KKN kali ini mengusung tema “Unsoed Merakyat, Unsoed Berdampak: Penguatan Resiliensi dan Kemandirian Desa melalui Pemberdayaan Masyarakat Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut menjadi landasan agar setiap kegiatan mahasiswa benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memperkuat kemandirian desa.

“Mahasiswa KKN Unsoed di Purbalingga berjumlah 147 orang yang akan terlibat langsung dalam proses pemberdayaan masyarakat, mulai dari penguatan ekonomi desa, lingkungan, kesehatan, pendidikan hingga tata kelola pemerintahan desa,” ujar Elly.

Ia menjelaskan, dari total tersebut sebanyak 126 mahasiswa merupakan peserta KKN Reguler yang ditempatkan di 12 desa di Kecamatan Rembang. Sementara itu, 21 mahasiswa lainnya mengikuti program KKN Tematik Kebencanaan yang difokuskan pada upaya penurunan risiko bencana. Program ini dilaksanakan di dua desa rawan bencana, yakni Desa Sirau Kecamatan Karangmoncol dengan 11 mahasiswa dan Desa Danasari Kecamatan Karangjambu dengan 10 mahasiswa, sebagai hasil kerja sama antara LPPM Unsoed dan BPBD Kabupaten Purbalingga.

Melalui KKN ini, mahasiswa diarahkan untuk memperkuat kemandirian desa melalui pendampingan UMKM dan BUMDes, pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan keluarga, pencegahan stunting, peningkatan literasi dan numerasi anak, serta dukungan terhadap pelayanan dan administrasi pemerintahan desa agar lebih tertib dan berbasis data.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *