TEMANGGUNG, Cakram.net – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung mulai meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi potensi kemarau panjang yang diperkirakan terjadi pada bulan April 2026.
Kepala Pelaksana BPBD Temanggung, Totok Nursetyanto mengatakan, prediksi terjadinya kemarau panjang tahun ini mengacu pada rilis buletin dan analisis terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“BMKG menyampaikan kemungkinan kemarau panjang mulai April, bahkan ada wilayah dengan kondisi di bawah normal. Artinya, durasi kemarau bisa lebih lama dan berpotensi terjadi kekeringan, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla),” katanya, dilansir dari temanggungkab.go.id, Kamis 9 April 2026.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD telah menyiapkan berbagai peralatan, yakni untuk penanganan karhutla yang ditempatkan di sejumlah titik strategis, terutama di kawasan pegunungan Gunung Sindoro, Sumbing, dan Prau dengan dukungan dari komunitas relawan di masing-masing basecamp.
“Peralatan sudah kami sebar di beberapa titik. Jadi ketika dibutuhkan bisa langsung digunakan tanpa harus menunggu distribusi dari pusat,” jelas Totok.
