Terima Bantuan Rehab RTLH, Slamet Bingung dan Bahagia

DEMAK, Cakram.net – Slamet Riyanto, warga Desa Kangkung, Kecamatan Mranggen, Demak, tak kuasa menahan haru dan bahagia saat rumahnya dikunjungi rombongan pejabat Pemprov Jateng dan Bupati Demak M Natsir. Ayah dua anak itu terlihat bingung dan sulit berucap karena bahagia mendapat bantuan rehab rumah tidak layak huni (RTLH).

Pria yang sehari-hari bekerja serabutan itu bersyukur menjadi salah satu warga penerima bantuan RTLH dari Kominfo Jateng. Bahkan ketika diminta oleh Penjabat Sekda Jateng Herru Setiadhie untuk manyampaikan perasaanya di hadapan warga, Slamet Riyanto sampai tak mampu berucap.

“Saya bingung harus menyampaikan apa lagi. Rumah saya sebelumnya berdinding anyaman bambu kini sudah tembok dan jauh lebih bagus,” bebernya di sela kunjungan Pj Sekda Jateng dan rombongan di Desa Kangkung, Mranggen, Jumat (15/11/2019).

Pj Sekda Jateng Herru Setiadhie mengatakan, program ‘Satu OPD Satu Desa Dampingan’ merupakan bentuk kepedulian OPD di lingkungan Pemprov Jateng, Baznas Jateng, dan instansi lainnya terhadap masyarakat prasejahtera. Program keroyokan itu membuktikan semua bisa ditangani bersama dan tidak terbatas antara teritorial wilayah kewenangan.

“Selama ini tidak sedikit orang selalu mempertanyakan betul nggak sih ada kepedulian bersama terhadap sesama saudara kita yang belum sejahtera, maka sekarang kita membuktikan bahwa kita peduli kepada masyarakat kurang mampu,” katanya.

Pelaksanaan pembangunan RTLH ini merupakan salah satu bukti kepedulian bersama yang dilakukan berbagai lini di Pemprov Jateng. Desa Dampingan Dinas Kominfo Jateng itu, tidak hanya meliputi sarana prasarana melainkan juga meningkatkan sumberdaya masyarakat melalui berbagai pelatihan keterampilan.

“Saya nitip kepada penerima bantuan RTLH, kalau rumahnya sudah layak, anak-anaknya disekolahkan setinggi-tingginya. Jangan ada alasan tidak mempunyai biaya. Karena sekarang Pemprov Jateng menyediakan sekolah kejuruan berasrama gratis bagi anak berprestasi dari keluarga prasejahtera,” beber Herru.

Kepala Diskominfo Jateng Riena Retnaningrum menjelaskan, program Desa Dampingan Diskominfo Jateng meliputi tiga aspek, yaitu ekonomi, sarana prasarana, dan aspek sumber daya manusia. Untuk aspek ekonomi, Diskominfo bekerja sama dengan Sekolah Vokasi Undip melalui pelatihan keterampilan bagi ibi-ibu PKK, Sinergi USAID adalah keterampilan bagi pemuda pemudi penyandang disabilitas, serta ke depan rintisan dengan Dispermasdes, Bank Mandiri dan Bank Jateng terkait fasilitas pembentukan BUMDes.

Untuk aspek sarana prasarana, Kabupaten Demak telah merehab 10 RTLH, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jateng 3 RTLH, Dinas Kesehatan Jateng 20 jamban, Baznas Jateng bersama PLN, Diskominfo dan Paguyuban Kristiani Diskominfo Jateng Jateng 2 RTLH yang siap ditempati.

“Aspek peningkatan SDM dan integritas, Diskominfo kerja sama dengan Badan Kesbangpolinmas terkait penanaman wawasan kebangsaan dalam menangkal radikalisme radikalisme di kalangan generasi muda,”  terangnya. (dhi)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *