KULON PROGO,Cakram.net – Sebanyak 104.573 keluarga penerima manfaat di Kabupaten Kulon Progo, diusulkan mendapat bantuan sosial melalui program Jaminan Pengaman Sosial penanganan COVID-19. Untuk saat ini telah diusulkan menuju pemerintah pusat.
“Mereka sudah kami data dan kami usulkan untuk mendapat bantuan sosial dari pemerintah pusat hingga menggunakan dana desa,” kata Bupati Kulon Progo Sutedjo, Selasa (28/4/2020).
Ia mengatakan rincian 104.573 keluarga penerima manfaat yang menerima bantuan sosial, yakni bantuan sosial kebutuhan pokok dari APBN melalui Kementerian Sosial sebanyak 43.482 keluarga penerima manfaat (KPM) sebesar Rp200 ribu per bulan selama 12 bulan. Kemudian tambahan bantuan sosial berupa sembako dari pemerintah pusat sebanyak 8.063 KK atau Rp16,5 miliar dengan rincian bantuan Rp200 ribu per bulan/KK dikalikan sembilan bulan.
Selanjutnya, Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Kementerian Sosial kepada 14.036 KK dengan besaran Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 2020 melalui APBD kabupaten sebanyak 4.680 KK dengan besaran Rp200 ribu per bulan selama 12 bulan.
Kemudian, bantun sosial jaminan hidup dari APBD DIY sebanyak 10.110 KK dengan besaran Rp625 ribu selama dua bulan. BLT dengan dana desa sebanyak 2.503 KK dengan besaran Rp600 ribu selama tiga bulan, dan non DTKS dari desa sebanyak 21.699 KK sebesar Rp200 ribu selama dua bulan.
“Sampai saat ini bantuan sosial selain program rutin BPNT, belum dicairkan. Semoga dalam waktu dekat dapat dicairkan,” katanya.
Ketua DPRD Kulon Progo Akhid Nuryati meminta bantuan sosial yang dalam bentuk sembako harus dibeli dari masyarakat Kulon Progo. Uang miliaran tersebut jangan lari ke daerah.
“Kami minta belanja bantuan sosial ini harus di Kulon Progo supaya menggerakkan ekonomi masyarakat,” pintanya.
Ia juga berharap penerima bantuan, datanya tidak ganda, sehingga bantuan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami minta pemkab benar-benar melakukan validasi data penerima bantuan sosial supaya data penerima tidak ganda,” katanya. (Ant/Cakram)
