GUNUNG KIDUL, Cakram.net – Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan Rapid Diagnostic Test terhadap 35 relawasan PMI, BPBD, dan Tagana untuk mengantisipasi penularan COVID-19 bagi petugas di lapangan.
Bupati Gunung Kidul Badingah mengatakan berdasarkan hasil Rapid Diagnostic Test terhadap 35 relawan, semua dinyatakan negatif atau tidak reaktif.
“Alhamdulillah, setelah menjalani pemeriksaan hasil dari rapid test 35 relawan tersebut negatif,” kata Badingah di Gunung Kidul, Rabu (29/4/2020).
Menurut dia, pemeriksaan terhadap relawan ini penting dilakukan mengingat mereka berada di garda terdepan dalam tim penanganan COVID-19 di Gunung Kidul. Relawan dari PMI, BPBD, dan Tagana menjadi tulang punggung Gugus Tugas Penanganan COVID-19.
“Kami berpesan agar mereka selalu semangat dan tulus mengabdi pada masyarakat. Kami juga berdoa kondisi mereka selalu baik dan sehat semua,” harap Badingah.
Sementara itu, Kepala Dinkes Gunung Kidul Dewi Irawaty menyampaikan hari ini (Rabu, 29/4), di Gunung Kidul tidak ada penambahan kasus positif COVID-19. Sampai hari ini, total pasien postif COVID-19 ada 8 kasus, dimana enam dalam perawatan, sedangkan dua lainnya dinyatakan sembuh.
Meskipun demikian, penambahan terjadi pada ODP, yakni 16 orang, sehingga menjadi 996 orang. PDP juga bertambah satu menjadi total 63 PDP orang, satu PDP saat ini menjalani perawatan. “Sampai saat ini ada 17 spesimen yang masih dalam proses pengujian swab di laboratorium,” katanya. (Ant/Cakram)
