UNGARAN, Cakram.net – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Semarang memamerkan 79 inovasi kegiatan bidang pemerintahan di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, Selasa (17/12/2019). Inovasi berbasis teknologi informasi itu merupakan hasil kreasi peserta pendidikan dan pelatihan kepemimpinan (Diklatpim) yang meraih nilai baik dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah.
“Inovasi merupakan keharusan agar organisasi tidak stagnan. Sehingga perlu terus dilakukan inovasi bidang pekerjaan berbasis teknologi informasi untuk meningkatkan mutu kinerja dan pelayanan publik,” jelas Kepala BPSDMD Jateng Muhammad Arif Irwanto.
Di era revolusi industri 4.0, lanjut Arif, semua organisasi dituntut lincah dan bergerak cepat sesuai dengan tuntutan masyarakat yang mengingingkan pelayanan prima. Pihaknya menghargai komitmen dan langkah nyata Pemkab Semarang mendorong perluasan inovasi di semua bidang tugas pemerintahan.
Bupati Semarang dr Mundjirin mengharapkan inovasi yang telah dibuat itu dapat dimanfaatkan dengan baik, agar kinerja perangkat daerah akan semakin baik. “Jangan terjebak rutinitas dan mandeg di lembar kertas inovasi, tapi harus dilaksanakan untuk meningkatkan mutu kinerja,” tandasnya.
Kepala BKD Kabupaten Semarang Partono menjelaskan inovasi yang dipamerkan adalah karya para PNS yang mengikuti Diklatpim tingkat II, III dan IV yang diselenggarakan BPSDMD Jateng. “Beberapa karya inovasi itu meraih nilai tertinggi dan baik dari tim penguji di BPSDMD Jateng,” jelasnya.
Ia mengatakan, pameran inovasi yang baru pertama kali dilaksakanan itu menjadi bagian dari transparansi kinerja BKD selama ini. Inovasi yang dipamerkan di antaranya sistem informasi dokumentasi desa (SIDDES), pencatatan perjalanan dinas online, pengembangan potensi produk kopi secara online, penjaringan aspirasi masyarakat untuk menentukan lokasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), pelayanan kepegawaian online dan pelaporan penggunaan dana desa secara online. (dhi)
