Kasus Aktif Covid-19 Turun Drastis, Bupati Semarang: Jangan Abai Prokes

UNGARAN, Cakram.net – Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menyampaikan kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Semarang saat ini mengalami penurunan cukup drastis. Namun ia meminta seluruh elemen masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

“Walaupun Kabupaten Semarang turun ke level 3, kemudian kasus aktif Covid-19 harian dan kasus aktif secara totol turun, kami minta seluruh masyarakat untuk terus dan terus mematuhi protokol kesehatan. Jangan abai terhadap prokes,” tandasnya di Kantor DPRD Kabupaten Semarang, Selasa 24 Agustus 2021.

Bupati menyebutkan kasus aktif covid-19 secara total sampai hari kemarin tercatat sebanyak 304 orang.

“Untuk kasus harian turun drastis, hanya 21 orang. Penurunannya sekitar 92 persen dibandingkan awal Juli lalu,” ungkapnya.

Menurut Bupati, penerapan protokol kesehatan secara ketat harus terus dilakukan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Semarang. Saat ini Pemkab Semarang sudah memberikan kelonggaran adanya pertemuan, restoran di tempat pariwisata, warung makan dan pedagang kaki lima (PKL), namun protokol kesehatan harus diprioritaskan.

Terkait keluarnya Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) Nomor 35 Tahun 2021, Bupati mengatakan Pemkab Semarang baru akan membahas daam rapat bersama Forkompimda dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Dari hasil rapat tersebut akan ditindaklanjuti dengan mengeluarkan kebijakan baru melalui Instruksi Bupati (Inbup) Semarang.

“Kita lihat juga Instruksi Gubernur,” ucapnya.

Ditanya soal perkembangan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Semarang, Bupati mengatakan untuk vaksin dosis pertama mencapai 27,29 persen, sedangkan dosis kedua sekitar 17 persen. Pemkab Semarang terus berupaya meningkatkan cakupan vaksinasi.

“Tadinya 26  puskesmas hanya satu tempat, sekarang dua tempat. Temrasuk rumah sakit juga dipakai untuk vaksinasi. Harapan kita vaksinasi dipercepat dan stok vaksin tercukupi,” ujarnya.

Bupati mengungkapkan, saat ini stok vaksin Covid-19 di Dinas Kesehatan (Dinkes) sebanyak 24.950 dosis. Sedangkan di Puskesmas totalnya ada 14.895 dosis.

“Vaksin di Dinkes kita kembangkan untuk vaksinasi di tempat tertentu dalam rangka percepatan, bekerja sama dengan TNI dan Polri. Harapan kita kasus Covid-19 terus menurun, sehingga kegiatan masyarakat kita uji coba untuk dilonggarkan lagi,” katanya.

Bupati menambahkan, Dinkes Kabupaten Semarang sudah melakukan sinkronisasi data vaksinasi maupun kasus aktif Covid-19 dengan Dinkes Provinsi Jateng dan Kementerian Kesehatan. Termasuk data kematian dibantu Dispendukcapil Kabupaten Semarang. (dhi)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *