SEMARANG, Cakram.net – Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita, Nawal Arafah Yasin mengatakan saat ini angka kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak di Jawa Tengah terbilang tinggi, namun ada penurunan.
Hal itu disampaikan Nawal saat Musyawarah Daerah (MUSDA) Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Jawa Tengah secara virtual, Selasa 28 September 2021.
“Dari data pelaporan aplikasi Simfoni PPA jejaring Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) kabupaten/kota dan provinsi, tahun 2020 korban kekerasan menurut jenis kelamin bagi perempuan dewasa (usia 18 tahun ke atas) adalah 809 korban,” katanya.
Dari data tersebut, lanjutnya, dibandingkan tahun yakni 2018-2019 terdapat penurunan yang signifikan.
