Bumerang Australia ‘Made in Tuntang’, Vitri Damayanti Sukses Tembus Pasar Dunia

UNGARAN, Cakram.net – Siapa sangka, pernak-pernik khas Australia seperti bumerang dan didgeridoo yang terpajang di galeri-galeri Negeri Kanguru ternyata banyak yang lahir dari tangan terampil warga Kabupaten Semarang. Adalah Vitri Damayanti (49), pemilik Java Kriya Craft di Dusun Glendang, Desa Watuagung, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, yang sukses memberdayakan masyarakat lokal menembus pasar internasional.

Memulai usaha sejak 2005 bersama mendiang suaminya di Yogyakarta, Vitri awalnya hanya menjadi perantara (broker) furnitur. Namun ia jeli melihat peluang, dan beralih ke kerajinan etnik Aborigin. Setelah sempat merintis di Bringin, Kabupaten Semarang, pada 2015 ia memindahkan workshop-nya ke Tuntang demi akses kontainer yang lebih mudah.

“Awalnya kami hanya ambil barang di Kasongan dan dijual ke Australia dengan margin 20 persen. Namun melihat potensinya menjanjikan, kami putuskan produksi sendiri. Kami datangkan pelukis dari Bandung untuk mengajari warga sekitar hingga sekarang 99 persen karyawan adalah warga lokal,” ungkap Vitri di kediamannya, Rabu 1 April 2026.

Kejayaan bisnis Fitri sempat terhenti total saat pandemi Covid-19 menghantam dunia. Pengiriman yang biasanya mencapai satu hingga dua kontainer per bulan terhenti total, membuat usahanya “mati suri” selama berbulan-bulan.

“Barang yang sudah siap kirim tertahan di gudang sampai sekarang. Buyer di Australia pun banyak yang tumbang karena kunjungan wisatawan di sana sepi,” tuturnya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *