Daya Tampung SMP di Kabupaten Semarang Surplus, Bupati: Tak Ada Titipan dan Pungli

UNGARAN, Cakram.net – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Semarang dijadwalkan berlangsung pada 2-4 Juni 2026. Wilayah Ungaran dan Bergas diprediksi akan menjadi kawasan dengan tingkat persaingan paling sengit.

Plt Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang, M. Taufiqur Rahman, mengungkapkan bahwa potensi lulusan SD dan MI tahun ini mencapai 15.474 siswa. Sementara itu, total daya tampung SMP dan MTs di Kabupaten Semarang mencapai 16.576 kursi.

“Secara total kita masih surplus 1.102 kursi. Namun, persaingan ketat diprediksi terjadi di Ungaran sebagai ibu kota kabupaten karena jumlah siswanya tinggi sementara jumlah SMP negeri terbatas. Wilayah Bergas juga relatif ketat,” ujar Taufiq saat Penandatanganan Pakta Integritas SPMB di Aula Disdikbudpora, Jumat 8 Mei 2026.

Sebaliknya, persaingan di wilayah pinggiran cenderung lebih longgar. Untuk jenjang SD, daya tampung tercatat sebanyak 23.165 kursi, sedangkan lulusan TK/RA hanya 13.865 anak. Taufiq optimis kuota tersebut akan terpenuhi mengingat ijazah TK bukan syarat mutlak masuk SD.

Taufiq menambahkan, ada sedikit perbedaan teknis pada SPMB tahun ini, khususnya pada jalur prestasi. Selain nilai rapor dan piagam penghargaan, calon siswa kini harus mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA). Adapun jalur domisili (zonasi) tetap diterapkan seperti tahun sebelumnya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *