Brownies Ndeso KrisKris, Kuliner Ikonik dari Banyubiru Berbahan Labu hingga Durian

UNGARAN, Cakram.net – Jika Anda sedang melancong ke Banyubiru, Kabupaten Semarang, jangan hanya melihat keindahan alamnya. Luangkan waktu untuk mampir ke Dusun Gondangsari, Desa Tegaron. Di sana, ada sebuah aroma manis yang berasal dari dapur Kristin Angriani, sosok kreatif di balik sepotong inovasi kuliner bernama Brownies Ndeso KrisKris.

Selama ini, bayangan kita tentang brownies selalu tertuju pada kue bantat berbahan dasar tepung terigu dan cokelat. Namun, di tangan Kristin Anggriani, pakem itu didobrak habis-habisan. Selama 14 tahun menekuni usaha ini, ia konsisten membuktikan bahwa pangan lokal pedesaan punya kelasnya sendiri.

Bukan Terigu

“Sasaran saya memang ingin mengangkat potensi pangan lokal daerah. Kalau di toko lain brownies itu kan hanya dari terigu diinovasikan dengan cokelat. Nah, di Brownies Ndeso, kita mengolahnya dari waluh (labu kuning), jagung, ubi ungu, tape, ketan ireng, hingga mocaf atau singkong,” ujar Kristin saat ditemui di tempat usahanya.

Kristin ingin mengabarkan kepada masyarakat luas bahwa menikmati brownies tidak harus monoton. Bahan-bahan yang sering dianggap “ndeso” justru melahirkan cita rasa yang istimewa dan kaya tekstur ketika berpadu dengan cokelat premium.

Keaslian rasa menjadi harga mati bagi Kristin. Sebagian besar bahan baku ia dapatkan dari hasil bumi di sekitar Banyubiru. Namun, ada satu pengecualian untuk menu musiman.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *