Perajin Batik Jateng Anjlok Signifikan, Nawal Yasin Gaungkan Regenerasi di Pekan Batik Nusantara 2026

PEKALONGAN, Cakram.net — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arawah Yasin, menyerukan pentingnya percepatan regenerasi perajin batik. Seruan ini mengemuka di tengah tren penurunan jumlah perajin yang kian mengkhawatirkan dalam beberapa tahun terakhir.

Pesan tersebut ditekankan Nawal saat membuka ajang Pekan Batik Nusantara (PBN) 2026 di Alun-Alun Nusantara Pekalongan, Rabu malam. Ia membeberkan data resmi Pemerintah Kota Pekalongan yang mencatat keberadaan ribuan perajin serta komponen pelaku industri batik di wilayah tersebut.

Secara keseluruhan, total perajin batik di Jawa Tengah konsentrasi terbesarnya berada di wilayah Solo Raya dan Pekalongan. Kendati demikian, angka ini merosot tajam jika dibandingkan dengan data periode sebelumnya—menunjukkan adanya penurunan hingga puluhan persen.

“Untuk itu kita semua harus meningkatkan regenerasi pengrajin batik kepada anak muda, serta menjaga, melindungi, dan mengembangkan kapasitas pengrajin serta ekosistem batik. Sebab, batik merupakan kegiatan budaya dan ekonomi kerakyatan padat karya yang telah menghidupi ratusan ribu keluarga di Jawa Tengah,” ujar Nawal, dikutip dari portal resmi Pemprov Jateng.

Menurut Nawal, batik Pekalongan memiliki keistimewaan tersendiri karena lahir dari tradisi masyarakat pesisir yang terbuka terhadap dinamika zaman. Sentuhan budaya Tionghoa, Arab, India, Belanda, hingga berbagai tradisi Nusantara melebur memperkaya ragam warna dan motif khasnya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *