WONOGIRI, Cakram.net – Belakangan ini masyarakat yang tinggal di kantong-kantong krisis air bersih di wilayah Kabupaten Wonogiri semakin kesulitan untuk mendapatkan air. Guna memperoleh air bersih warga harus merogoh kocek Rp 160.000 untuk mendapatkan setangki air berkapasitas 6.000 liter. Itupun harus antri sekitar satu sampai dua minggu.
“Air bersih semakin sulit didapat. Harganya terus bertambah, dan untuk mendapatkannya harus ngantri lama. Sekitar satu sampai dua minggu,” kata Sumadi, warga Dusun Blimbing, Desa Sambiharjo, Kecamatan Paranggupito, Wonogiri, Kamis (17/10/2019).
Bila pembelian air tidak segera dikirim, ungkap Sumadi, dirinya terpaksa harus ngutang air ke tetangga. “Nanti kalau air pesanan sudah datang, kita tinggal mengganti ke tetangga yang kita pinjami air,” papar Sumadi, yang dibenarkan oleh Sartono SPd tokoh masyarakat setempat.
Untuk setangki air, masih kata Sumadi, bisa mencukupi kebutuhan air selama satu bulan. “Dengan jumlah keluarga empat orang, bisa mencukupi air selama satu bulan. Ya, tentunya penggunaannya sangat dihemat,’’ imbuhnya.
Melihat kondisi riil di lapangan seperti itu, keluarga besar Polres Wonogiri, Kamis (17/10/2019) menggelar bhakti sosial berupa bantuan air bersih dan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Kompol Adi Nugroho, beserta sejumlah anggota plri dan bhayangkara, dan disambut oleh Forkompimcam Paranggupito dan warga setempat.
Dalam sambutannya, Kompol Adi Nugroho, menuturkan bahwa dalam kegiatan tersebut pihaknya mengajak mahasiswa dari STABEN dan STAINMAS Wonogiri, dengan tujuan agar para mahasiswa mengetahui wilayah serta mengerti kondisi riil di lapangan.
“Para mahasiswa yang kami ajak adalah penerus kami, sebab yang berada di sini 20 tahun lagi akan pensiun,’’ papar Wakapolres sembari menjelaskan kalau keluarga besar Polres Wonogiri akan membagikan 26 tangki air bersih kepada warga yang tinggal di wilayah Paranggupito.
Bantuan air bersih yang diberikan keluarga besar Polres Wonogiri tersebut bukanlah yang pertama. Karena sebelumnya juga sudah melakukan hal yang sama, sehingga kalau dijumlah total bantuan yang disampaikan mencapai 100-an tangki air. (tls/dhi)
