UNGARAN, Cakram.net – DPC PKB Kabupaten Semarang menyatakan siap untuk mendampingi calon bupati yang akan diusung oleh PDI Perjuangan (PDIP) pada Pilkada Kabupaten Semarang 2020. Keputusan rapat pleno DPC PKB Kabupaten Semarang itu diharapkan dapat direalisasikan oleh DPP PKB dan diterima DPP PDIP.
Ketua DPC PKB Kabupaten Semarang, M Basari mengatakan pihaknya sudah melakukan evaluasi untuk menghadapi pilkada. PKB Kabupaten Semarang juga sudah menggelar rapat pleno internal partai.
“Hasil evaluasi dan keputusan rapat pleno terkait pilkada, PKB Kabupaten Semarang siap mendampingi PDIP maju pilkada 2020. Ini keputusan rasional, karena kita sadar PKB hanya memperoleh lima kursi di DPRD Kabupaten Semarang tidak bisa mengusung calon sendiri untuk mendaftar ke KPU,” ungkap Basari di Ungaran, Senin (17/2/2020).
Basari menyebutkan PKB memang bisa membangun koalisi dengan partai lain. Namun melihat konstelasi politik di Kabupaten Semarang, PKB memutuskan memilih PDIP sebagai pemenang pemilu pada kontestasi pilkada 2020.
“PKB bisa saja koalissi dengan partai lain untuk mengusung calon. Tapi PDIP sebagai pemenang pemilu secara infrastruktur partai lebih siap dan keberhasilan PDIP memimpin di Kabupaten Semarang harus diapresiasi,” kata Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Semarang itu.
DPC PKB Kabupaten Semarang, lanjut Basari, telah menyiapkan diri untuk mendampingi PDIP. Harapannya PKB dapat berdampingan dengan PDIP dalam menghadapi Pilkada di Kabupaten Semarang.
“Sudah ada lima nama kader PKB, tapi siapa saja orangnya masih kita simpan. Nama-nama itu sudah diusulkan ke DPP PKB untuk dipilih yang terbaik dan nantinya dikirim ke PDIP, karena kewenangan memutuskan ada di DPP,” ujarnya.
Basari berharap PKB dan PDIP melakukan komunikasi aktif meskipun dalam pilkada serentak tidak bisa berdampingan di semua daerah. Tapi khusus di Kabupaten Semarang diharapkan PKB dapat mendampingi PDIP.
“PKB dan PDIP di Kabupaten Semarang visinya sama dan sudah sepaham, karena kultur masyarakat kita nasionalis dan religius. Harapannya di tingkat DPW dan DPP ada komunikasi aktif untuk menentukan daerah mana yang bisa berdampingan dengan PDIP, salah satu prioritasnya Kabupaten Semarang,” pintanya.
Basari menyatakan, PKB sudah siap menghadapi pilkada. Kepengurusan di tingkat kecamatan sampai kelurahan/desa sudah tertata baik.
“Kita sudah komunikasi dengan tokoh-tokoh terutama para kiai untuk satu barisan bersama PKB bisa mendorong bergabung ke PDIP. Sehingga insyaallah kemenangan pilkada 2020 tercapai,” ujarnya.
Wakil Ketua DPC PKB Kabupaten Semarang, Muzayinul Arif menambahkan PKB akan membangun sinergitas antara religius dan nasionalis dengan PDIP.
“Kita sudah siapkan kader terbaik partai yang akan mendampingi calon bupati dari PDIP. Tentunya kader idiologis dan sudah teruji di PKB,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening menyambut baik atas keputusan DPC PKB Kabupaten Semarang yang ingin mendampingi PDIP pada Pilkada 2020. Namun PDIP tetap membuka diri bagi semua partai yang ingin bergabung.
“Prinsipnya kita wellcome. Tapi kita menunggu rekomendasi dari DPP PDIP, apapun keputusan DPP kami harus tegak lurus untuk melaksanakan,” tandasnya.(dhi)
