Fraksi PDIP Minta Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kabupaten Semarang Dirasionalisasi

UNGARAN, Cakram.net – Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Semarang meminta anggaran perjalanan dinas di DPRD Kabupaten Semarang dirasionalisasi dan dialokasikan untuk pencegahan dan penanganan COVID-19. Fraksi PDIP juga meminta Bupati Semarang untuk menambah atau meningkatkan insentif bagi tenaga medis di Kabupaten Semarang dalam masa darurat penyebaran COVID-19.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Semarang, Pujo Pramujito mengatakan fraksinya merasa prihatin adanya wabah COVID-19. Sehingga Fraksi PDIP sepakat untuk menyikapi pencegahan dan penanganan penyebaran COVID-19 di Kabupaten Semarang.

“Fraksi PDIP meminta DPRD Kabupaten Semarang secara kelembagaan segera merasionaliasi anggaran perjalan dinas DPRD ke luar daerah, baik ke luar provinsi atau luar Jawa. Kami sepakat menunda semua kegiatan perjalanan dinas, kami akan lebih berkonsentrasi untuk mendukung penanganan COVID-19,” katanya Jito, panggilan akrab Pujo Pramujito di Sekretariat DPC PDIP Kabupaten Semarang di Bawen, Sabtu (4/4/2020).

Fraksi PDIP, lanjut Jito, meminta bupati agar meningkatkan insentif bagi tenaga medis serta mempersiapkan penambahan tenaga kesehatan. Pihaknya memberikan apresiasi kepada para tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam penanganan COVID-19.

“Kita minta kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Semarang bisa tegas, cepat dan tanggap dengan kebutuhan serta kondisi saat ini. Kita melihat kinerja gugus tugas sangat lamban, bahkan kegiatannya terkesan tidak ada,” tandasnya.

Kata Jito, Fraksi PDIP sepakat agar bupati membebaskan retribusi pelayanan pasar, retribusi parkir dan retribusi sampah sampai wabah COVID-19 berakhir. Karena ini akan sangat membantu para pedagang dan masyarakat kecil yang terbebani adanya penarikan retribusi tersebut.

“Kita minta bupati menunda program dan kegiatan yang tidak menjadi prioritas di tahun 2020. Semua kegiatan lebih diutamakan atau diprioritaskan untuk pencegahan dan penanganan COVID-19,”  ujarnya.

Jito berharap sikap Fraksi PDIP bisa segera ditindaklanjuti oleh bupati dan pimpinan dewan dalam rangka mendukung perang melawan COVID-19.

“Harapan kami wabah COVID-19  tidak sampai berlarut-larut. Namun perlu menjaga kemungkinan terburuk,” imbuhnya.

Menyikapi hal itu, Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening mengatakan pihaknya baru meminta Sekretariat Dewan (Setwan) untuk menghitung anggaran DPRD. Secepatnya pimpinan DPRD dan Setwan akan menggeser anggaran untuk disampaikan ke TAPD (tim anggaran pemerintah daerah).

“Pos terbesar yang akan kita rasionalisasi anggaran perjalanan dinas. Anggaran yang kita alokasikan untuk pencegahan dan penanganan COVID-19 cukup besar, karena wabah COVID-19 tidak bisa diprediksi sampai kapan, apalagi ketika nanti ada program jaring pengaman sosial,” katanya.

Kata Bondan, lembaga DPRD akan mengundang Gugus Tugas Percepatan Penangan COVID-19 beserta Forkompinda untuk membahas penanganan COVID-19, Senin (6/4/2020).

“Kita akan minta gugus tugas mempresentasikan program dan jadwal kegiatan hingga anggarannya,” ujarnya. (dhi)

Sharing:


One thought on “Fraksi PDIP Minta Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kabupaten Semarang Dirasionalisasi”

  1. Josss, top markotop, …., termasuk b. perjl. dinas + makmin, @ OPD, perlu rasionalisasi u tanggulangi pandemi covid-19, di kab. semarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *