Kulon Progo Salurkan Bantuan Sosial Tunai kepada 9.911 keluarga

Berbagi berita ...

KULON PROGO,Cakram.net – Pemkab Kulon Progo menyalurkan bantuan sosial tunai (BST) bagi 9.911 keluarga penerima manfaat terdampak COVID-19 yang bersumber dari APBD 2020.

Bupati Kulon Progo Sutedjo mengatakan, sebanyak 9.911 keluarga tersebar di 12 kecamatan di mana mereka yang belum menerima bantuan sosial yang bersumber dari Kementerian Sosial, Pemda DIY dan dana desa.

“Penyaluran BST dalam rangka pemberian jaring pengaman sosial (JPS) kepada warga terdampak pandemi,” kata Sutedjo, Minggu (14/6/2020).

Adapun besaran BST per keluarga per bulan senilai Rp300 ribu akan diberikan selama lima bulan yakni Juni, Juli dan Agustus, September dan Oktober tahun 2020, untuk Juli sampai Oktober dilakukan secara non tunai melalui rekening BPD DIY.

Ia mengatakan BST ini juga sebagai bentuk kepedulian dari pemerintah kabupaten kepada warga masyarakat yang terkena dampak pandemi COVID-19, khususnya di Kabupaten Kulon Progo.

“Kami mengimbau kepada seluruh KPM untuk mempergunakan uang bantuan untuk memenuhi kebutuhan pokok, bukan untuk bersenang-senang atau membeli barang-barang yang bukan kebutuhan pokok,” imbaunya.

Sutedjo menambahkan agar seluruh masyarakat untuk menaati dan bekerja sama dengan pemerintah dengan mendukung berbagai imbauan yang dikeluarkan, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Apabila kita saling bekerjasama Insya Allah pandemi ini akan segera berakhir dan kita dapat segera memasuki era new normal,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kulon Progo Fajar Gegana usai dilantik pada 11 Juni 2020 turut melakukan pemantuan penyaluran BST APBD Kulon Progo di lima kecamatan yaitu Kalibawang, Samigaluh, Girimulyo, Nanggulan dan Kokap.

Ia mengatakan di beberapa kecamatan tersebut penyaluran BST berjalan tertib dan lancar dengan melibatkan unsur TNI, Polri dan dinas terkait. Sasaran BST APBD Kulon Progo adalah melengkapi bantuan-bantuan yang sudah berjalan.

“Di lima kecamatan berjalan dengan cukup baik dengan aturan jaga jarak, tidak menimbulkan kerumunan, menerapkan aturan mencuci tangan, pengecekan suhu, pakai masker semuanya sudah menerapkan protokol kesehatan,” katanya. (Ant/Cakram)

 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *