UNGARAN, Cakram.net – Seniman Kabupaten Semarang yang tergabung dalam Forum Komunikasi Lembaga Kesenian Kecamatan (LKK) memberikan kado berupa 75 ribu tanda tangan dukungan kepada Calon Bupati Semarang Ngesti Nugraha yang berulang tahun ke-50 pada Minggu (22/11/2020).
Tanda tangan dukungan dari pelaku seni tersebut diserahkan kepada Ngesti Nugraha di Posko Pemenangan Ngesti Basari-M Basari (Ngebas) di Tuntang, Kabupaten Semarang, Minggu (22/11/2020).
Penyerahan dukungan diawali sejumlah prosesi yang dilakukan oleh para pelaku seni. Setibanya di Posko Pemenangan Ngebas, mereka menyapu halaman dengan harapan pasangan Ngebas mampu membersihkan Kabupaten Semarang dari penghalang kemajuan. Kemudian dilanjutkan doa lintas agama serta pelepasan burung merpati.
“Tanda tangan dukungan dari pelaku seni di 19 kecamatan ini dikumpulkan mulai 2 Oktober sampai 22 November 2020. Total ada sekitar 75 ribu tanda tangan,” ungkap Ketua Forum Komunikasi Lembaga Kesenian Kecamatan (LKK) Romo Pujianto di Posko Pemenangan Ngebas.
Pujianto mengungkapkan, tanda tangan dukungan pelaku seni di tiap kecamatan dibubuhkan di kanin putih. Kemudian kain putih berisi tanda tangan dukungan tiap kecamatan dijahit hingga sepanjang 450 meter.
“Tanda tangan dukungan berasal dari grup reog, rodat, drumblek, kelompok musik, dan kelompok kesenian lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, Ngesti Nugraha mengatakan para seniman terdampak pandemi COVID-19. Adanya larangan kerumunan membuat pelaku seni tidak bisa pentas.
“Pandemi COVID-19 menjadi pembelajaran dan pengalaman karena kegiatan kesenian sempat berhenti sehingga para seniman kehilangan pemasukan. Kami menggagas pemberdayaan ekonomi berbasis kerakyatan sesuai profesi seniman, nanti diberi pelatihan-pelatihan agar seniman tetap bisa berkarya dan bekerja,” kata Ngesti didampingi Basari.
Ngesti menyatakan pihaknya akan memperhatikan dan meningkatkan kesejahteraan seniman lokal dengan menambah fasilitas berkesenian. Ia berencana membangun gedung kesenian di Kelurahan Panjang Kecamatan Ambarawa di lahan seluas 4,5 hektar.
“Di lokasi itu juga akan dibangun pusat kuliner, ruang terbuka publik dan ruang kreativitas milenial,” ujarnya. (dhi/Cakram)
