KLATEN, Cakram.net – Pemerintah Kabupaten Klaten melalui Satuan Tugas Percepatan Penanganan (Satgas PP) COVID-19 terus berupaya menekan kasus penularan virus corona. Oleh karena itu, masyarakat di Klaten diminta mematuhi protokol kesehatan (prokes).
Dilansir dari laman Pemkab Klaten, Jumat (15/1/2021), kasus COVID-19 yang meninggal dunia masih sangat tinggi. Pada pekan pertama Januari 2020 nilai rata-rata kematian kasus terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten Klaten di angka 3,4 dengan jumlah meninggal dunia sebanyak 24 kasus. Artinya, dalam sehari warga Klaten yang meninggal akibat COVID-19 rata-rata ada tiga orang atau lebih. Jumlah kematian tertinggi dilaporkan pada Senin (4/1/2021) dengan 9 kasus, disusul Rabu (6/1/2021) sebanyak 7 kasus meninggal dunia.
Data ini menunjukan ada peningkatan sangat signifikan bila dibandingkan sepekan sebelumnya, yakni pekan keempat Desember 2020. Data yang rilis Satgas PP COVID-19 Kabupaten Klaten pada pekan keempat Desember 2020 tercatat ada 19 kasus yang meninggal dunia atau dengan nilai rata-rata di angka 2,7.
Menanggapi masih tingginya angka kematian akibat COVID-19, Bupati Klaten Sri Mulyani terus mengingatkan warga untuk mematuhi protokol kesehatan. Terlebih di masa pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
“Pemerintah sangat memahami kondisi masyarakat akibat PSBB ini. Tapi kondisi sulit ini harus kita hadapi bersama. Angka kematian COVID-19 di Klaten masih tinggi,” jelas Sri Mulyani saat memimpin rapat evaluasi PSBB di ruang kerjanya, Kamis (14/1/2021).
Untuk mendorong keberhasilan PSBB, Sri Mulyani telah memerintahkan semua kepala instansi untuk turun ke wilayah. Hal ini dimaksudkan untuk memperkuat tugas Satgas PP COVID-19 di semua kecamatan dibantu TNI/Polri dan Satpol PP. PSBB ini adalah tindak lanjut dari Interuksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2021 terkait pembatasan kegiatan masyarakat.
“Kata kunci menekan penularan COVID-19 adalah kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan. Saya memohon masyarakat tolong patuhi protokol kesehatan. Selalu memakai masker, rajin cuci tangan dan hindari kerumunan yang tidak perlu, kalau tidak sangat penting stay at home saja,” tandasnya.
Berdasarkan data rilis Satgas PP Covid-19 Kabupaten Klaten per Rabu (13/1/2021) terdapat 22 pasien yang dinyatakan sembuh, penambahan 25 pasien terkonfirmasi COVID-19 dan 4 pasien meninggal dunia. Dengan demikian, jumlah kumulatif COVID-19 di Kabupaten Klaten menjadi 3.632 kasus. Dari jumlah tersebut 410 menjalani perawatan atau isolasi mandiri, 3.042 sembuh dan 180 meninggal dunia. (Cakram)
