KONI Semarang Raya Sepakat Wujudkan Prestasi Dunia

Berbagi berita ...

UNGARAN, Cakram.net – KONI Semarang Raya yang meliputi KONI Kabupaten Kendal, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, KONI Kabupaten Demak sepakat mewujudkan misi menuju prestasi dunia yang bermartabat.

Hal itu disepakati oleh ketua dan perwakilan pengurus KONI dari lima kabupaten/kota dalam Silaturahmi Olahraga KONI Semarang Raya di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Rabu (20/1/2021). Kegiatan itu dimoderatori oleh Kabid Mobilisasi Sumber Daya KONI Jawa Tengah, Giri Dahono.

“Sarasehan di Ungaran ini adalah kumpulan wong pinter. Aku maklar-e, maklar untuk menyampaikan ide-ide pinter ini. Mengemas Semarang Raya tidak menjadi sebutan tetapi menjadi ada dan hadir sebagai kewilayahan yang ada koordinatornya,” kata Giri Dahono.

Kata Giri Dahono, potensi olahraga di eks-Karisidenan Semarang nantinya akan eksis serta berprestasi. Prinsipnya, diundang tidak diundang pasti hadir seperti yang dilakukan pelaku olahraga di Solo Raya.

Kabid KPO KONI Jawa Tengah I Nengah Segara Seni menyarankan pengurus olahraga di masing-masing daerah tidak berpikir atau berorientasi lokal guna mewujudkan misi menuju prestasi dunia.

“Kita sepakat, ini sifatnya paguyuban. Bagaimana membangun, bertukar ilmu untuk membangun prestasi yang bermartabat,” ujarnya.

Menurutnya, masing-masing wilayah seharusnya punya peta pembangunan olahraga. Misalnya, Kabupaten Demak punya potensi atlet dayung, Kota Semarang ada karate, kemudian Kota Salatiga punya potensi atletik.

“Peta itu harus dikelola dengan baik. Kita mestinya selalu berpikir global, jangan berpikir lokal,” tandasnya.

Dalam sarasehan itu ada enam poin yang disepakati, di antaranya dibentuk Paguyuban Semarang Raya, sama-sama memperjuangkan anggaran berbasis program, mewujudkan kesinambungan silarurahmi di lingkup Semarang Raya. Kemudian sepakat tidak ada jual beli atlet dan membunuh atlet, mengadakan Pekan Olahraga Semarang Raya dua tahun setelah Pekan Olahraga Provinsi, dan mewujudkan manajemen even organisasi dengan melaksanakan manajemen sponsor terbuka. (dhi)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *