Pasien Sembuh COVID-19 di Magelang Jumlahnya Meningkat

MAGELANG, Cakram.net – Zonasi COVID-19 Kabupaten Magelang hingga Jumat (29/1/2021), masih oranye. Namun dari 12 indikator skornya lebih bagus menjadi 2,14 , artinya jumlah pasien COVID19 yang sembuh semakin meningkat sementara penambahan kasus COVID-19 semakin sedikit.

“Ini perlu disyukuri, namun jangan berlebihan. Bagaimanapun, jangan pernah menyepelekan virus ini. Karena virus ini masih ada. Jadi protokol kesehatan tetap harus ditegakkan dan laksanakan dengan ketat, tetap laksanakan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir dan tidak membuat serta mendatangi kerumunan,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, dilansir dari laman Pemkab Magelang, Jumat (29/1/2021).

Nanda mengungkapkan, dari 21 kecamatan di Kabupaten Magelang tidak ada yang masuk zona merah. Mayoritas zona oranye.

“Zona kuning hanya ada empat kecamatan, yakni Kajoran, Bandongan, Ngablak dan Kecamatan Grabag. Skornya sama, yakni 2,45. Untuk zone hijau, belum ada,” ungkapnya.

Tingkat kesembuhan pasien COVID dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, Kabupaten Magelang masuk lima besar. Posisi teratas ditempati Cilacap, Temanggung, Kota Salatiga, dan Kota Pekalongan.

“Kita berdoa saja yang sembuh akan semakin banyak. Sebaliknya, semoga tidak ada lagi penambahan kasus baru,” harapnya.

Adapun perkembangan COVID-19 di Kabupaten Magelang pada hari terdapat penambahan 78 pasien sembuh. Terbanyak berasal dari Kecamatan Mungkid sebanyak 37 orang. Kemudian Bandongan sebanyak 9 orang, Tempuran 8 orang, Ngablak 5 orang, Candimulyo 5 orang, Secang 4 orang, Kaliangkrik 4 orang dan dua orang tersebar di Salam, Ngluwar serta Grabag. Hari ini juga ada tambahan 4 orang meninggal yang berasal dari Mungkid, Muntilan, Srumbung dan Secang.

Nanda menyebutkan, jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 ada penambahan 73 orang. Mereka tersebar di Kecamatan Muntilan sebanyak 18 orang, Mungkid 13 orang, Tempuran 9 orang, Srumbung 6 orang, Salaman 4 orang, Mertoyudan 4 orang, dan 4 orang di Ngablak.

Kemudian ada tiga orang dari Candimulyo dan Bandongan serta 2 dari Ngluwar. Selain itu, di Kecamatan Borobudur, Kajoran, Windusari, Salam, Sawangan, Grabag dan Dukun masing-masing ada satu orang.

“Dengan tambahan ini, jumlah kumulatifnya menjadi 7.765 orang. Rinciannya, 1.384 dalam penyembuhan, 6.175 sembuh dan 206 meninggal,” jelasnya.

Sedangkan pasien suspek ada tambahan 11 orang. Namun ada 31 yang sembuh dan 11 alih status menjadi terkonfirmasi.

“Dengan tambahan ini, jumlah kumulatif pasien suspek ada 1.407 orang. Terdiri dari 91 dirawat, 1.142 sembuh, 58 orang menjalani isolasi mandiri dan 116 orang dinyatakan selesai menjalani isolasi mandiri,” pungkasnya. (Cakram)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *