UNGARAN, Cakram.net – Polres Semarang menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta pencegahan penyebaran Covid-19 saat perayaan Paskah di wilayah Kabupaten Semarang, Rabu (31/3/2021).
Rapat dipimpin Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo dan dihadiri Kasatpol PP Kabupaten Semarang Tajudinor mewakili Bupati Semarang, Dandim 0714/Salatiga diwakili Pasi Ops Kodim 0714/Salatiga, FKUB (forum kerukunan umat beragama), dan pengurus gereja se-Kabupaten Semarang.
Kapolres menjelaskan rapat koordinasi ini dalam rangka mengantisipasi kegiatan Paskah untuk mencegah penularan Covid-19 agar tidak menimbulkan klaster baru. Selain itu, untuk memperketat kewaspadaan setelah kejadian bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan.
“Kami akan mengerahkan anggota Polres Semarang guna menjaga dan mengamankan ibadah Paskah. Kami tidak akan membedakan dalam pengamanan tersebut, pengamanan akan dilaksanakan oleh TNI, Polri bersama unsur terkait dan Pam Swakarsa,” jelas Kapolres.
Kapolres mengimbau kepada para pengurus gereja maupun panitia Paskah untuk melakukan pembatasan jumlah jemaat yang datang ke gereja. Selain itu, melaksanakan ibadah secara daring untuk mencegah penularan Covid-19.
“Kami mengimbau kepada pengurus maupun panitia gereja untuk dilakukan pembatasan jumlah jemaat di gereja, serta pelaksanakan ibadah secara daring untuk mencegah penularan Covid 19 agar tidak menimbulkan klaster baru,” katanya.
Adanya rapat koordinasi tersebut diharapkan tetap terjaga sinerfitas dan komunikasi yang baik. Sehingga masyarakat yang melaksanakan ibadah Paskah merasa aman dan nyaman. (dhi)
