KENDAL, Cakram.net – Masyarakat diminta ikut mengamankan situs Boto Tumpang. Pasalnya, situs tersebut diperkirakan berasal dari peradaban sekitar abad keenam Masehi, yang tidak hanya bernilai sejarah, tapi juga berpotensi menjadi objek wisata di Kabupaten Kendal.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal Wahyu Yusuf Ahmadi saat mendampingi Bupati Kendal menerima audiensi dari Tim Penelitian pada Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslitarkenas) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI di ruang kerja bupati, Senin (26/4/2021).
Menurutnya, hal pertama yang menjadi tindak lanjut dari penanganan situs Boto Tumpang adalah keamanan area situs, dan itu menjadi tanggung jawab bersama.
“Tindaklanjut yang pertama adalah keamanan situs, kami sudah memberikan edukasi terhadap masyarakat terkait hal itu, kami juga mendapat pendampingan dari TNI Polri, kemudian nantinya kami akan menujuk juru pelihara yang didukung oleh masyarakat, agar situs tersebut tetap dapat terpelihara dengan baik,” ujarnya, dilansir dari laman Pemprov Jateng, Selasa (27/4/2021).
Disampaikan, pihaknya optimistis penemuan tersebut akan membawa berkah bagi masyarakat. Karenanya, pihaknya akan melakukan akselerasi dengan melibatkan dana anggaran dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun CSR.
“Seperti tadi yang disampaikan Bupati Kendal, yaitu mengajak masyarakat untuk mendukung penelitian situs ini dengan bersama-sama menjaga situs Boto Tumpang tersebut, dan mari kita wujudkan bahwa Kendal punya simbol peradaban yang sangat luar biasa,” tutur Wahyu.
Ketua Tim Penelitian pada Puslitarkenas Kemendikbud RI Agustijanto Indradjaja menyampaikan, sebenarnya pihaknya sudah berencana untuk melakukan penelitian selanjutnya pada 2022-2023, namun bupati minta agar bisa segera diakselerasi dan dikolaborasikan dengan Pemerintah Kabupaten Kendal.
“Untuk itu kami akan berkolaborasi terkait dengan penelitian, penanganan, perlindungan, dan kemanfaatannya. Sehingga pada tahun 2023, masyarakat dapat menikmati kemanfaatan dari situs Boto Tumpang ini,” ungkapnya. (Cakram)
